Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Karhutla Bikin Upil Makin Banyak, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Dodi Abdul Qadir
Penulis: Dodi Abdul Qadir❯
MENGUPIL: Salah satu warga Kota Palangka Raya  sedang mengupil ditengah situasi kabut. (istimewa)
MENGUPIL: Salah satu warga Kota Palangka Raya  sedang mengupil ditengah situasi kabut. (istimewa)

Advertisement

PALANGKA RAYA, radarsampit.jawapos.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak hanya berdampak pada kualitas udara dan kesehatan paru-paru.

Kondisi udara yang dipenuhi asap dan partikel debu juga bisa membuat kotoran hidung atau upil menjadi lebih banyak.

Kondisi tersebut terjadi karena hidung menjadi salah satu organ pertama yang menyaring udara sebelum masuk ke saluran pernapasan.

Advertisement

Saat karhutla, udara membawa lebih banyak partikel kotor akibat asap dan sisa pembakaran.

Mengapa upil bisa bertambah saat karhutla?

Pertama, asap dan debu membuat jumlah partikel yang masuk melalui hidung meningkat. Partikel halus dari asap kebakaran kemudian tertahan oleh lendir dan bulu-bulu hidung.

Kedua, hidung bekerja lebih keras menyaring udara. Lendir dan bulu hidung berfungsi menangkap kotoran agar tidak langsung masuk lebih jauh ke saluran pernapasan.

Ketiga, asap dapat membuat bagian dalam hidung menjadi kering dan teriritasi. Lendir yang bercampur dengan debu dan partikel asap kemudian mengering dan menumpuk hingga menjadi kotoran hidung.

Karena itu, ketika kualitas udara memburuk akibat karhutla, masyarakat perlu meningkatkan perlindungan terhadap saluran pernapasan.

Salah satu cara paling sederhana adalah menggunakan masker yang menutup hidung dan mulut saat harus beraktivitas di luar ruangan.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kapolda Kalteng Pantau Langsung Penanganan Karhutla di Pulang Pisau

Kapolda Kalteng Pantau Langsung Penanganan Karhutla di Pulang Pisau

Dalam pemantauan tersebut, Kapolda melihat langsung kondisi sejumlah titik yang terdampak karhutla. Petugas gabungan juga terus melakukan up

Kecamatan Dapat Tambahan Anggaran Rp50 Juta untuk Penanganan Karhutla

Kecamatan Dapat Tambahan Anggaran Rp50 Juta untuk Penanganan Karhutla

Ketua DPRD Kotim Rimbun mengatakan, anggaran tersebut telah disepakati dalam pembahasan APBD Perubahan. Dana itu disiapkan untuk memperkuat

Rumah Terbakar di Pengaringan Permai, Api Diduga dari Karhutla

Rumah Terbakar di Pengaringan Permai, Api Diduga dari Karhutla

 Kebakaran menghebohkan warga di kawasan Jalan Pengaringan Permai, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Selasa siang (25/8/2026)

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer