Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Waspada Puting Beliung! Cuaca Ekstrem Intai Kalteng, Kotim Masuk Zona Rawan

U
Penulis: Usay Nor Rahmad❯

Ilistrasi Puting Beliung (AI)
Ilistrasi Puting Beliung (AI)


Advertisement

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Ancaman cuaca ekstrem kembali membayangi Kalimantan Tengah.

Dalam peringatan dini yang dikeluarkan Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut Palangka Raya, masyarakat diminta waspada terhadap potensi angin puting beliung yang dapat terjadi dalam tiga hari ke depan, 28–30 Maret 2026.

Fenomena ini dipicu oleh adanya konvergensi atau pertemuan angin di wilayah Kalteng yang meningkatkan pertumbuhan awan hujan.

Advertisement

Kondisi tersebut diperkuat oleh kelembaban udara yang tinggi serta labilitas atmosfer yang cukup kuat, sehingga memicu terbentuknya awan konvektif yang berpotensi menimbulkan cuaca ekstrem.

Yang menjadi perhatian serius, cuaca ini bersifat lokal, datang tiba-tiba, dan berdurasi singkat, namun berpotensi merusak.

Dalam situasi seperti ini, angin puting beliung bisa muncul tanpa peringatan panjang, terutama pada siang hingga sore hari saat pemanasan maksimum terjadi.

Advertisement

Sejumlah wilayah diprediksi terdampak, termasuk Kotawaringin Timur, Seruyan, Katingan, Gunung Mas, hingga kawasan Barito dan Kapuas.

Di Kotawaringin Timur sendiri, potensi cuaca ekstrem diperkirakan paling kuat terjadi pada 28 hingga 29 Maret.

Selain puting beliung, masyarakat juga harus mewaspadai hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang.

Dampaknya tidak hanya terbatas pada genangan atau banjir, tetapi juga berpotensi menyebabkan pohon tumbang, kerusakan rumah warga, hingga terganggunya aktivitas harian.

BMKG menekankan pentingnya kewaspadaan, terutama saat terjadi perubahan cuaca secara cepat. Masyarakat diimbau tidak mengabaikan tanda-tanda alam seperti angin mendadak kencang, langit gelap pekat, atau hujan yang turun secara tiba-tiba.

Dalam kondisi cuaca yang tidak menentu ini, kesiapsiagaan menjadi hal utama. Puting beliung bukan sekadar potensi, tetapi ancaman nyata yang bisa datang tanpa aba-aba. (oes)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Jangan Nekat Cari Rezeki Kalau Laut Lagi Sensi: Peringatan BMKG Buat Pelaut di Perairan Selatan Kalteng

Jangan Nekat Cari Rezeki Kalau Laut Lagi Sensi: Peringatan BMKG Buat Pelaut di Perairan Selatan Kalteng

Para nelayan, pelaut, sampai operator kapal yang biasa mondar-mandir di Perairan Teluk Sampit dan Kuala Pembuang diminta buat pasang mata

BMKG Catat 36 Hotspot di Kalteng, Sampit Berawan dan Risiko Karhutla Masih Tinggi

BMKG Catat 36 Hotspot di Kalteng, Sampit Berawan dan Risiko Karhutla Masih Tinggi

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut Palangka Raya mencatat sebanyak 36 titik panas (hotspot) terdeteksi di wilayah Kalteng

Setelah Evaluasi, Puluhan PPPK di Kotim Tak Perpanjang Kontrak, Inilah Penyebabnya

Setelah Evaluasi, Puluhan PPPK di Kotim Tak Perpanjang Kontrak, Inilah Penyebabnya

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kotim, Kamaruddin Makkalepu, mengatakan perpanjangan kontrak

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer