Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Petugas Pengangkut Sampah di Kotim Tidak Libur saat Lebaran

U
Penulis: Usay Nor Rahmad❯

Salah satu armada pengangkut sampah dari depo ke TPA saat melintas di jalan dalam Kota Sampit. (Dok. Oes/Radar Sampit)
Salah satu armada pengangkut sampah dari depo ke TPA saat melintas di jalan dalam Kota Sampit. (Dok. Oes/Radar Sampit)


Advertisement

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Petugas persampahan di Kabupaten Kotawaringin Timur dipastikan tetap bekerja saat perayaan Idulfitri.

Dinas Lingkungan Hidup Kotawaringin Timur menegaskan pelayanan pengangkutan sampah tetap berjalan guna mengantisipasi potensi peningkatan timbunan sampah selama hari raya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kotim Marjuki, mengatakan pihaknya telah menyiapkan pengaturan personel agar pelayanan persampahan tetap optimal meski memasuki masa libur Lebaran.

Advertisement

“Pelayanan persampahan pada hari raya keagamaan, terutama Idulfitri, tetap berjalan. Kami memang mengantisipasi timbunan sampah yang lebih besar, sehingga personel sudah kami atur,” ujarnya, Senin (16/3/2026).

Menurutnya, pada hari H Lebaran petugas akan bekerja dengan sistem sif. Pelayanan di depo tetap dibuka, sementara armada pengangkut sampah juga tetap beroperasi untuk memastikan tidak terjadi penumpukan.

“Untuk hari H kami sif pelayanan di depo tetap ada. Pengangkutan juga tetap berjalan. Jadi tidak ada istirahat,” jelasnya.

Advertisement

Marjuki menuturkan, saat ini rata-rata pengangkutan sampah di Kotim mencapai sekitar 22 rit per hari dengan total volume sekitar 77 ton.

Pada momentum hari raya kemungkinan terjadi peningkatan, namun diperkirakan tidak terlalu signifikan.

Ia menjelaskan, pengelolaan sampah di masyarakat juga terbantu oleh jasa angkutan menggunakan kendaraan roda tiga atau tossa. Biasanya kendaraan tersebut sudah beroperasi sejak pagi untuk mengumpulkan sampah dari rumah tangga sebelum diantar ke depo.

“Banyak rumah tangga menggunakan jasa tossa. Misalnya pagi mereka sudah beroperasi, lalu siang baru diantar ke depo. Ini cukup membantu kami dalam pengelolaan sampah,” katanya.

Selain itu, pengawasan juga dilakukan di tempat pemrosesan akhir (TPA). Petugas piket tetap disiagakan untuk memastikan proses pembuangan sampah berjalan sesuai sistem yang telah diatur.

Menurut Marjuki, pengelolaan sampah di TPA kini menggunakan sistem landfill sehingga tidak lagi dilakukan dengan cara pembuangan terbuka seperti sebelumnya.

“Di TPA sudah ada piket. Pembuangan juga sudah diatur dengan sistem landfill, tidak lagi asal buang seperti dulu,” terangnya.

Ia menambahkan, pengelolaan TPA di Kotim juga mendapat perhatian karena sebelumnya sempat masuk dalam daftar lokasi yang dikenai sanksi nasional. Namun saat ini sanksi tersebut telah dicabut.

“Dari sekitar 250 TPA yang pernah disanksi, Kotim menjadi satu-satunya yang sudah dicabut sanksinya. Ini harus kita jaga,” tegasnya.

Sementara itu, pengaturan operasional depo sampah juga tetap diberlakukan, termasuk batas waktu penerimaan sampah hingga pukul 12.00. Salah satu depo dengan aktivitas tinggi adalah depo Sahati 04 dekat SMP Negeri 3 Sampit, yang bisa melayani hingga 8 sampai 10 rit per hari karena menjadi akses dari wilayah Baamang dan Mentawa Baru Ketapang.

Marjuki memastikan seluruh personel telah disiapkan sehingga pelayanan persampahan saat Lebaran dapat berjalan normal.

“Yang jelas personel kami sudah siap. Jadi tidak ada masalah soal persampahan saat Idulfitri,” tandasnya. (oes)

Advertisement
Editor : Slamet Harmoko
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Tak Hanya Jaga TPA, DLH Kotim Siapkan Tangki Air untuk Warga Terdampak Kekeringan

Tak Hanya Jaga TPA, DLH Kotim Siapkan Tangki Air untuk Warga Terdampak Kekeringan

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyiagakan satu unit mobil tangki air untuk membantu penanggulangan

DLH Kotim Minta Warga Aktif Laporkan Sampah Liar dan Pencemaran, Ini Caranya..

DLH Kotim Minta Warga Aktif Laporkan Sampah Liar dan Pencemaran, Ini Caranya..

masyarakat diminta memanfaatkan layanan Pelayanan Aduan Lingkungan (PEDULI) sebagai sarana menyampaikan berbagai persoalan

DLH Kotim Minta Warga Tidak Buang Darah dan Jeroan Hewan Kurban ke Drainase

DLH Kotim Minta Warga Tidak Buang Darah dan Jeroan Hewan Kurban ke Drainase

Kepala DLH Kotim Marjuki menegaskan, limbah seperti darah, isi rumen, maupun sisa organ hewan kurban tidak boleh dibuang ke sungai, drainase

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer