Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hujan Disertai Petir dan Kilat Melanda Sampit

U
Penulis: Usay Nor Rahmad❯
Suasana salah jalan di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, saat dilanda hujan. Tampak pejalan kaki menggunakan payung di tengah hujan. (Oes/Radar Sampit)
Suasana salah jalan di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, saat dilanda hujan. Tampak pejalan kaki menggunakan payung di tengah hujan. (Oes/Radar Sampit)

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Hujan yang disertai guntur, kilat, dan angin kencang mewarnai Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Jumat siang (30/1/2026) . Hujan tersebut terjadi sekitar pukul 12.40 WIB atau sesaat setelah salat Jumat dan bertahan hingga sekitar pukul 13.20 WIB.


Advertisement

Sejumlah warga mengaku bersyukur atas turunnya hujan setelah beberapa hari dilanda cuaca panas. Namun, kondisi hujan kali ini juga terasa cukup mengkhawatirkan karena disertai petir dan angin.

“Alhamdulillah hujan. Tapi agak ngeri juga karena hujannya tidak seperti biasa, disertai angin, guntur, hingga petir,” ujar Sugianto, salah seorang warga Sampit.

Warga berharap hujan ini dapat membantu mengurangi dampak kekeringan yang belakangan terjadi, seperti potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta krisis air bersih, khususnya di wilayah selatan Kotim.

Advertisement

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kotim, kondisi cuaca di Sampit pada pukul 13.00 WIB tercatat hujan ringan disertai petir. Jarak pandang mencapai 6 kilometer, dengan suhu udara 24 derajat Celsius dan kelembaban udara mencapai 95 persen.

BMKG juga mencatat arah angin bertiup dari selatan dengan kecepatan sekitar 16 kilometer per jam.
Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim, Multazam, mengatakan pihaknya masih memantau dampak hujan terhadap kondisi lahan, terutama di wilayah rawan kebakaran.

“Sebagai indikator, kami masih menunggu hasil pengecekan ground check di lokasi Bengkuang Makmur. Saat ini masih dalam proses,” ujar Multazam secara terpisah.

Advertisement

Ia menambahkan, hujan yang terjadi pada malam sebelumnya belum sepenuhnya mampu membasahi lahan gambut secara menyeluruh, sehingga potensi karhutla masih perlu diantisipasi.

BPBD bersama instansi terkait terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi lapangan, sembari mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama hujan disertai angin kencang dan petir. (KLIK.RED)

Advertisement
Editor : Slamet Harmoko
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Potensi Hujan Deras Masih Selimuti Wilayah Kotim

Potensi Hujan Deras Masih Selimuti Wilayah Kotim

Masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang-deras

Sejumlah Kota Berpotensi Diguyur Hujan Lebat, Waspada Petir dan Gelombang Tinggi

Sejumlah Kota Berpotensi Diguyur Hujan Lebat, Waspada Petir dan Gelombang Tinggi

BMKG mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah wilayah Indonesia pada Kamis.

Kotim Masih dalam Masa Transisi, Hujan Mulai Turun, Tetap Waspada Ancaman Karhutla

Kotim Masih dalam Masa Transisi, Hujan Mulai Turun, Tetap Waspada Ancaman Karhutla

Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) hingga kini masih berada dalam masa transisi dari musim kemarau menuju musim hujan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer