Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Status Sangat Mudah Terbakar, Kalteng Waspada Karhutla

U
Penulis: Usay Nor Rahmad❯

Petugas BPBD Kotim Kotim saat memadamkan api di lahan yang terbakar di Kecamatan Teluk Sampit yang terjadi baru-baru ini. (Tim TRC BPBD Kotim)
Petugas BPBD Kotim Kotim saat memadamkan api di lahan yang terbakar di Kecamatan Teluk Sampit yang terjadi baru-baru ini. (Tim TRC BPBD Kotim)
 


Advertisement

Radarsampit.jawapos.com – Status kerawanan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah kembali meningkat. Berdasarkan rilis terbaru Stasiun Meteorologi H. Asan Sampit (BMKG), hampir seluruh wilayah Kalimantan Tengah saat ini berada dalam kategori sangat mudah terbakar.

Peta tingkat kemudahan terbakar yang dirilis BMKG menunjukkan dominasi warna merah di sebagian besar wilayah. Kondisi tersebut dipicu oleh cuaca kering yang berlangsung cukup lama serta minimnya curah hujan dalam 24 jam terakhir.

BMKG mencatat, curah hujan yang terjadi belum signifikan untuk menurunkan potensi karhutla. Berdasarkan pemantauan titik panas (hotspot) selama 24 jam terakhir, terdeteksi 10 titik panas di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur.

Advertisement

Dari jumlah tersebut, 9 titik panas berada di Kecamatan Antang Kalang, yang tersebar di Kelurahan Sungai Hanya dan Kelurahan Tumbang Ngahan. Sementara itu, 1 titik panas lainnya terpantau di Kecamatan Mentaya Hilir Utara, tepatnya di Kelurahan Pondok Damar.

Ditinjau dari tingkat kepercayaan, hotspot yang terdeteksi terdiri atas 2 titik dengan tingkat kepercayaan rendah, 7 titik dengan tingkat kepercayaan menengah, dan 1 titik dengan tingkat kepercayaan tinggi. Kondisi ini menunjukkan adanya potensi kebakaran yang perlu diwaspadai secara serius.

Selain itu, hasil pantauan citra satelit Himawari-8 menunjukkan adanya pertumbuhan awan di wilayah Kalimantan Tengah. Namun demikian, potensi awan hujan tersebut dinilai belum cukup kuat untuk mengurangi ancaman karhutla yang dipicu oleh kondisi kekeringan.

Advertisement

Faktor angin juga menjadi perhatian. Pergerakan angin dari arah barat menuju timur laut berpotensi mempercepat penyebaran api apabila terjadi kebakaran, sehingga kewaspadaan perlu ditingkatkan oleh seluruh pihak, baik masyarakat maupun instansi terkait.

BMKG mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun. Masyarakat juga diminta segera melaporkan aktivitas mencurigakan yang berpotensi memicu kebakaran kepada aparat atau pihak berwenang setempat.

Dengan langkah pencegahan yang konsisten serta kesadaran bersama, risiko kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah diharapkan dapat ditekan sejak dini. (oes)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Hujan Lebat dan Petir Berpotensi Landa Sejumlah Wilayah Kotim

BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Hujan Lebat dan Petir Berpotensi Landa Sejumlah Wilayah Kotim

Di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), potensi cuaca tersebut terpantau di Kecamatan Teluk Sampit.

Hotspot Kembali Muncul, Potensi Hujan di Kotim Justru Menurun

Hotspot Kembali Muncul, Potensi Hujan di Kotim Justru Menurun

Titik panas atau hotspot kembali terdeteksi di sejumlah wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Berdasarkan pemantauan BMKG

Sejumlah Kota Berpotensi Diguyur Hujan Lebat, Waspada Petir dan Gelombang Tinggi

Sejumlah Kota Berpotensi Diguyur Hujan Lebat, Waspada Petir dan Gelombang Tinggi

BMKG mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah wilayah Indonesia pada Kamis.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer