Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pria Tua Ditemukan Mengenaskan setelah Beberapa Hari Wafat

Dodi Abdul Qadir
Penulis: Dodi Abdul Qadir❯

 

Evakuasi jenazah seorang warga di Jalan Temanggung Tilung Rabu (14/1/2026), yang ditemukan setelah beberapa hari meninggal dunia.
Evakuasi jenazah seorang warga di Jalan Temanggung Tilung Rabu (14/1/2026), yang ditemukan setelah beberapa hari meninggal dunia.

 


Advertisement

PALANGKA RAYA,radarsampit.jawapos.com- Evakuasi jenazah seorang warga di Jalan Temanggung Tilung Rabu (14/1/2026), yang ditemukan setelah beberapa hari meninggal dunia.

Pria tua itu diketahui bernama Didik (71). Jenazahnya pertama kali ditemukan oleh rekan kerjanya, Widodo, yang curiga karena korban tidak terlihat beraktivitas selama beberapa hari terakhir. Hal itu pun langsung dilaporkan ke pihak kepolisian.

Pamapta II SPKT Polres Palangka Raya Ipda Rakhmad Razib mengatakan, pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan sejumlah barang bukti. Setelah itu, jenazah langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk dilakukan visum et repertum.

Advertisement

“Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya. Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat penyakit yang telah lama dideritanya,” ujar Razib.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pria tersebut diperkirakan telah meninggal dunia sekitar lima hari sebelum ditemukan. Kondisi jenazahnya yang sudah membusuk dan bengkak, sehingga memperkuat perkiraan tersebut.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang dari lokasi kejadian, diantaranya obat-obatan, satu unit sepeda motor, gigi palsu, serta uang tunai lebih dari Rp1 juta.

Advertisement

Razib menambahkan, saat ditemukan jenazah berada dalam posisi tertelentang di lantai, tanpa mengenakan pakaian. Posisi kepalanya berada di bawah kolong kursi dari kayu.

Ia menekankan lagi,hingga kini, kepolisian masih menunggu hasil visum resmi untuk memastikan penyebab pasti kematian pria tersebut.

"Polisi juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika mengetahui kondisi warga yang sakit atau tinggal sendirian,"tandasnya.(daq/gus)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Inilah Dugaan Penyebab Satu Keluarga Tewas di Glamping Posong Temanggung

Inilah Dugaan Penyebab Satu Keluarga Tewas di Glamping Posong Temanggung

Polisi kini menduga kuat empat korban meninggal dunia akibat keracunan gas beracun di dalam tenda glamping tempat mereka menginap.

Jumat Pagi Berdarah di Palangka Raya, Pemotor Asal Katingan Tewas Ditabrak Mobil Triton

Jumat Pagi Berdarah di Palangka Raya, Pemotor Asal Katingan Tewas Ditabrak Mobil Triton

Kecelakaan maut terjadi di Jalan Tjilik Riwut Km 14, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), Jumat (6/11/2026) pagi

Hutan Panjehang Terancam Karhutla dan Penebangan Liar, PLN Libatkan Warga dalam Upaya Pelestarian

Hutan Panjehang Terancam Karhutla dan Penebangan Liar, PLN Libatkan Warga dalam Upaya Pelestarian

PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat (UIP KLB) menggelar edukasi lingkungan di Kelurahan Panjehang

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer