Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ternyata Ini Penyebab Warga Was-was saat Menuju Pantai Ujung Pandaran

U
Penulis: Usay Nor Rahmad❯
Salah satu ruas Jalan HM Arsyad yang mengalami kerusakan cukup parah.
Salah satu ruas Jalan HM Arsyad yang mengalami kerusakan cukup parah.

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Masyarakat yang akan berwisata ke Pantai Ujung Pandaran, Kotawaringin Timur, kini diselimuti rasa was-was.


Advertisement

Jalan HM Arsyad yang menjadi jalur utama penghubung Sampit–Ujung Pandaran mengalami kerusakan cukup parah di banyak titik.

Kondisi ini dikeluhkan pengguna jalan, terutama saat momen liburan akhir tahun ketika arus kunjungan wisata meningkat.

Jalan yang semestinya menjadi akses nyaman menuju kawasan pesisir andalan Kotim itu tampak mengelupas dan berlubang.

Advertisement

Pengendara harus ekstra hati-hati, bahkan tak jarang melakukan manuver mendadak untuk menghindari lubang di badan jalan.

Situasi semakin berisiko saat malam hari atau turun hujan karena genangan menutupi lubang dan menyulitkan pengendara mengantisipasi bahaya.

“Kondisinya memprihatinkan. Aspal banyak yang rusak dan berlubang, ini rawan memicu kecelakaan. Apalagi sekarang musim liburan, pengguna jalan ramai. Selain akses wisata, ini juga jalur vital ke Kabupaten Seruyan dan denyut ekonomi masyarakat,” kata Syarifudin, warga yang melintas rutin di jalan tersebut, Senin (29/12/2025).

Advertisement

Kerusakan jalan ini tak sekadar mengganggu kenyamanan, tetapi sudah memakan korban. Seorang ASN dilaporkan meninggal dunia usai terjatuh ketika menghindari lubang di ruas HM Arsyad. Insiden itu menjadi pengingat serius bahwa perbaikan infrastruktur sangat dibutuhkan.

Warga berharap pemerintah bergerak cepat menangani kerusakan jalan agar akses menuju Ujung Pandaran kembali aman dilalui.

“Kami minta pemerintah benar-benar memperhatikan. Kerusakan sudah lama, dan sekarang kondisinya semakin parah. Jangan menunggu jatuh korban lagi,” ujar Syarifudin.

Menjelang libur akhir tahun, ruas jalan ini tetap dipadati kendaraan wisatawan. Namun tanpa penanganan segera, kekhawatiran pengguna jalan diprediksi terus berlanjut.

Pemerintah diminta hadir memberikan solusi nyata agar jalur utama menuju destinasi wisata unggulan Kotim tersebut kembali layak dan aman dilewati. (oes)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Akses Warga Terganggu, DPRD Seruyan Minta Jalan Sungai Mitak Segera Diperbaiki

Akses Warga Terganggu, DPRD Seruyan Minta Jalan Sungai Mitak Segera Diperbaiki

Kerusakan jalan di Desa Sungai Mitak mendapat perhatian anggota DPRD Kabupaten Seruyan, Bejo Riyanto

Surat Edaran Diabaikan, Truk Masih Melintas di  Jalan Ahmad Shaleh

Surat Edaran Diabaikan, Truk Masih Melintas di  Jalan Ahmad Shaleh

truk baran, truk tangki, dan truk bermuatan kelapa sawit, masih nekat melintasi jembatan pile slab Kilometer 7 di Jalan Ahmad Shaleh

Dinas PUPR Tambal Jalan Padat Karya dan Abdul Kadir Pangkalan Bun 

Dinas PUPR Tambal Jalan Padat Karya dan Abdul Kadir Pangkalan Bun 

PERBAIKAN: Satuan Tugas (Satgas) Bina Marga menambal sejumlah jalan berlubang di Jalan Padat Karya dan Jalan Abdul Kadir, Pangkalan Bun

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer