Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BKSDA Sampit Cek Lokasi Bunga Bangkai di Tengah Kebun Sawit Mustika Sembuluh

H
Penulis: Heny Pusnita❯
CEK LOKASI: Cek lokasi tumbuhnya Bunga Bangkai di areal perkebunan sawit milik PT Mustika Sembuluh 3. BKSDA UNTUK RADAR SAMPIT
CEK LOKASI: Cek lokasi tumbuhnya Bunga Bangkai di areal perkebunan sawit milik PT Mustika Sembuluh 3. BKSDA UNTUK RADAR SAMPIT

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Kepala Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resort Sampit Muriansyah mengecek lokasi tumbuhnya bunga bangkai yang diduga kuat genus Amorphophallus Titanium di kawasan perkebunan PT Mustika Sembuluh 3.


Advertisement

Bunga bangkai salah satu tumbuhan langka yang dilindungi. Tumbuhan endemik yang biasanya tumbuh di Pulau Sumatera, Pulau Jawa dan Pulau Kalimantan, Indonesia.

Bunga Bangkai termasuk suku talas-talasan yang terkenal karena bunga majemuknya yang sangat besar dan mengeluarkan bau busuk seperti daging busuk saat mekar untuk menarik serangga penyerbuk.

Meski ada jenis lain yang lebih kecil dan tidak berbau. Bunga ini jarang mekar, hanya setiap beberapa tahun sekali.

Advertisement

"Lokasinya kami temukan di blok kebun kelapa sawit milik lahan PT Mustika Sembuluh 3. Dilihat langsung yang berbunga ada dua batang dan satu bunga sudah mulai layu," kata Muriansyah, Kepala BKSDA Resort Sampit, Selasa (9/12).

Disekitar lokasi juga ditemukan sekitar 6 batang anakan yang diduga kuat anakan Amorphophallus Titanium.

"Dari keterangan pihak perusahaan, mereka tidak ada menanam tumbuhan tersebut. Jadi, tumbuhan bunga bangkai memang tumbuh alamu dibareal HGU perusahaan," katanya.

Advertisement

Pihak perusahaan di bidang konservasi High Conservation Value (HCV) areal di dalam lahan konsesi telah memberikan sosialisasi kepada karyawan tentang bunga bangkai tersebut dan melakukan pemantauan kondisi setiap hari.

Selain dipasang tiang pembatas, rencananya pihak perusahaan bidang konservasi akan membuat spanduk yang berisi terkait jenis bunga bangkai (Amorphophalus Titanium) dan imbauan larangan bagi karyawan atau warga setempat untuk merusak atau mengambilnya.

"Kami juga melalukan kegiatan penanaman pohon di areal HCV PT Mustika Sembuluh bersama dengan pihak manajemen perusahaan, guru dan murid SMA Bina Bangsa yang diikuti 150 orang. Saya juga memberikan edukasi terkait jenis satwa liar yang dilindungi Undang-Undang, sanksi hukum dan tentang bahaya ancaman buaya yang kepada 138 siswa SMA Bina Bangsa," pungkasnya. (hgn)

Advertisement
Editor : Slamet Harmoko
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Pulang dari Kebun, Warga Bagendang Temukan Anak Orangutan Sendirian di Tepi Jalan

Pulang dari Kebun, Warga Bagendang Temukan Anak Orangutan Sendirian di Tepi Jalan

Satu individu anak orangutan betina berusia sekitar empat tahun ditemukan warga di tepi jalan Desa Bagendang Tengah, Kecamatan Mentaya Hili

BKSDA Pantau Empat Lokasi Kemunculan Orangutan di Kotim, Dua Kawasan Terdesak Kebakaran

BKSDA Pantau Empat Lokasi Kemunculan Orangutan di Kotim, Dua Kawasan Terdesak Kebakaran

(BKSDA) Kalimantan Tengah Resort Sampit Pantau Empat Lokasi Kemunculan Orangutan di Kotim, Dua Kawasan Terdesak Kebakaran

Beruang Terluka Belum Ditemukan, BKSDA Temukan Lutung Mati dengan Luka Gigitan Anjing

Beruang Terluka Belum Ditemukan, BKSDA Temukan Lutung Mati dengan Luka Gigitan Anjing

Pencarian beruang yang dilaporkan terluka di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kembali dilakukan personel BKSDA Resort Sampit

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer