Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Beruk Bertaring Meresahkan Warga Perumahan

Dodi Abdul Qadir
Penulis: Dodi Abdul Qadir❯
Seekor Beruk bertaring setelah diamankan Tim Rescue Damkar kota Palangka Raya, dari komplek perumahan Pemda, baru-baru tadi.
Seekor Beruk bertaring setelah diamankan Tim Rescue Damkar kota Palangka Raya, dari komplek perumahan Pemda, baru-baru tadi.

PALANGKA RAYA,radarsampit.jawapos.com- Suasana tenang warga Perumahan Pemda di Jalan G Obos Palangka Raya, dalam beberapa hari terganggu dengan teror kehadiran seekor Beruk, yang memiliki taring. Primata liar berbulu warna coklat kemerahan itu, berkeliaran dari atap ke atap rumah warga. Sesekali menduduki pagar rumah. Paling sering, hewan liar itu mondar-mandir di rumah salah satu warga.


Advertisement

Menurut salah satu warga pemilik rumah, keberadaan Beruk itu bukan hanya menakutkan, tetapi juga mengganggu. Pasalnya, sering bersembunyi di atas plafon dan meninggalkan air seni berbau menyengat.  Lantaran sering menampakkan diri bahkan hingga malam hari, warga  pun akhirnya melapor ke Tim Rescue Damkar Palangka Raya.

Koordinator tim Rescue Damkar Palangka Raya Sucipto, mengaku ini laporan kedua terkait kehadiran Beruk yang sama. Pada penanganan pertama, hewan itu sempat hilang sebelum ditemukan.”Betul, itu laporan kedua dan kita berhasil amankan Beruk itu,” ujarnya, Minggu (23/11).

Pada hari pertama pencarian, Beruk itu tidak terdeteksi meski petugas menyisir hingga ke plafon rumah Nomor 109. Namun, keberuntungan, Beruk itu didapati pada upaya pencarian kedua.

Advertisement

Begitu memasuki area plafon, petugas menemukan hewan tersebut terpojok di antara kuda-kuda atap. Dengan metode penangkapan perlahan dan terukur, tim  menggunakan trekel plastik untuk mengamankan pergerakannya. Setelah berhasil dilumpuhkan, kaki dan tangan beruk diikat agar tidak membahayakan petugas.

Beruk kemudian dibawa ke kantor BKSDA Kalteng di Jalan Yos Sudarso untuk penanganan lebih lanjut dan ditempatkan di kandang khusus berukuran besar dan kokoh.

Sucipto memastikan, evakuasi tersebut dilakukan demi keselamatan warga dan hewan. “Hewan seperti ini seharusnya berada di habitat alaminya, bukan di pemukiman,” tegasnya.

Advertisement

Dengan evakuasi selesai, warga Perumahan Pemda kini bisa bernapas lega. Sementara nasib Beruk berbulu merah itu menunggu keputusan BKSDA, sebelum nantinya dilepasliarkan kembali ke hutan.(daq/gus)

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Patroli Dini Hari, Polisi Pantau Lahan Rawan Kebakaran di Palangka Raya

Patroli Dini Hari, Polisi Pantau Lahan Rawan Kebakaran di Palangka Raya

Polresta Palangka Raya mengintensifkan patroli di sejumlah kawasan rawan kebakaran pada Kamis (29/10/2026) dini hari

Menyapa di Tengah Riuh Pasar Besar, Polisi Jaga Rasa Aman Pedagang di Palangka Raya

Menyapa di Tengah Riuh Pasar Besar, Polisi Jaga Rasa Aman Pedagang di Palangka Raya

Di tengah riuh aktivitas jual beli di Pasar Besar Palangka Raya, polisi hadir menyapa pedagang dan pengunjung

Kebakaran Hanguskan TK Beringin V di Tangkiling Palangka Raya, Polisi Selidiki Penyebabnya

Kebakaran Hanguskan TK Beringin V di Tangkiling Palangka Raya, Polisi Selidiki Penyebabnya

Kebakaran hebat melanda TK Beringin V di Jalan Tjilik Riwut Km 34, Kelurahan Tangkiling, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya,

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer