Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pesisir Teluk Sampit Diprediksi Pasang hingga 3,2 Meter, Warga Diminta Waspada

U
Penulis: Usay Nor Rahmad❯
Suasana perairan laut di Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit, saat pagi hari. (Dok. Usay Nor Rahmad/Radar Sampit)
Suasana perairan laut di Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit, saat pagi hari. (Dok. Usay Nor Rahmad/Radar Sampit)

Radarsampit.jawapos.com – Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas III Iskandar Kotawaringin Barat mengingatkan warga pesisir Teluk Sampit dan sekitarnya agar waspada terhadap potensi air laut pasang tinggi pada Kamis (13/11/2025 ) hingga Sabtu (15/11/2025).


Advertisement

Berdasarkan data prakiraan pasang surut, ketinggian air laut diprediksi mencapai 3,2 meter pada dini hari dan menjelang tengah malam.

BMKG menjelaskan, pasang maksimum pertama diperkirakan terjadi sekitar pukul 01.00 WIB, sementara pasang kedua akan kembali naik pada pukul 23.00–24.00 WIB.

Di antara dua waktu itu, kondisi laut akan mengalami surut dengan titik terendah sekitar 0,6 meter pada sore hari sekitar pukul 17.00 WIB.

Advertisement

“Kondisi ini perlu diwaspadai masyarakat di kawasan pesisir, terutama yang bermukim di sekitar muara sungai dan area rendah. Potensi genangan atau rob bisa terjadi jika bersamaan dengan hujan dan angin kuat,” tulis BMKG dalam keterangannya.

Dari hasil pengamatan cuaca maritim, wilayah Teluk Sampit juga diperkirakan diguyur hujan ringan hampir sepanjang hari dengan angin bertiup 14–27 knot dan gelombang laut mencapai 2,5 meter.

Suhu udara berkisar 25–30°C, dengan kelembapan mencapai 85–88 persen.
BMKG mengimbau nelayan, operator kapal, dan masyarakat pesisir agar memperhatikan jadwal pasang surut serta informasi cuaca sebelum beraktivitas di laut.

Advertisement

“Bagi kapal berukuran kecil, sebaiknya menunda pelayaran pada saat pasang tinggi dan angin kencang,” imbuh BMKG.

Selain Teluk Sampit, perairan Kuala Pembuang juga menunjukkan pola serupa dengan pasang tertinggi hingga 2,5 meter dan kecepatan arus mencapai 86 cm per detik.

Dengan kondisi pasang laut yang cukup tinggi ini, warga di pesisir diimbau untuk mengamankan barang dan perahu di sekitar bibir pantai serta terus memantau informasi resmi dari BMKG. (oes)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Titik Api Sulit Dijangkau, Pemkab Kotim Upayakan Water Bombing di Pulau Hanaut dan Teluk Sampit

Titik Api Sulit Dijangkau, Pemkab Kotim Upayakan Water Bombing di Pulau Hanaut dan Teluk Sampit

Upaya tersebut diprioritaskan di Kecamatan Pulau Hanaut dan Kecamatan Teluk Sampit yang masih menghadapi kendala akses serta keterbatasan su

Kekeringan Parah Melanda Teluk Sampit, Petani Terancam Gagal Panen

Kekeringan Parah Melanda Teluk Sampit, Petani Terancam Gagal Panen

Syahrunal berharap pemerintah segera merealisasikan bantuan untuk petani, terutama dalam mengatasi persoalan ketersediaan air.

Gerakan Tanam Serempak Perkuat Ketahanan Pangan di Kotim

Gerakan Tanam Serempak Perkuat Ketahanan Pangan di Kotim

komitmen Pemkab Kotim mendukung program ketahanan pangan nasional melalui Gerakan Tanam Padi Serempak 50.000 Hektare

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer