Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Potensi Puting Beliung Mengintai! BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem di Kalteng

U
Penulis: Usay Nor Rahmad❯
Petugas bersama warga memotong pohon besar yang menghalangi jalan di Jalan DI Panjaitan Sampit, Minggu sore (9/11/2025). (Oes/Radar Sampit)
Petugas bersama warga memotong pohon besar yang menghalangi jalan di Jalan DI Panjaitan Sampit, Minggu sore (9/11/2025). (Oes/Radar Sampit)

Radarsampit.jawapos.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tjilik Riwut Palangka Raya mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) yang berlaku mulai 10 hingga 12 November 2025.


Advertisement

Masyarakat diimbau waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir, kilat, serta angin kencang yang dapat memicu terjadinya puting beliung.

Forecaster on duty BMKG menjelaskan, fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) terpantau berada di Fase 6 atau wilayah Maritime Continent.

Kondisi ini berkontribusi terhadap pembentukan awan hujan di sebagian besar wilayah Indonesia, termasuk Kalimantan Tengah.

Advertisement

“Daerah perlambatan kecepatan angin atau konvergensi terpantau di wilayah Kalteng. Ditambah kelembapan udara yang cukup basah dan labilitas lokal yang kuat, kondisi ini meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan,” tulis BMKG dalam keterangan resminya, Senin (10/11/2025).

Sejumlah wilayah yang berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang antara lain Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Sukamara, Lamandau, Seruyan, Katingan, Kapuas, Pulang Pisau, Gunung Mas, Murung Raya, Barito Utara, Barito Selatan, Barito Timur, serta Kota Palangka Raya.

BMKG juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana yang dapat ditimbulkan, seperti genangan air, banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.

Advertisement

Seperti diketahui dalam beberapa hari terakhir hujan dera disertai angin kencang kerap melanda Kotawaringin Timur, dan sejumlah wilayah di Kalimantan Tengah. Akibatnya banyak pohon tumbang dan rawan membahayakan masyarakat yang melintas saat hujan.

Seperti yang terjadi , kemarin sore (9/11/2025) sejumlah pohon tumbah di beberapa titik di Kota Sampit. Pohon-pohon tersebut tumbang ke jalan raya akibat diterpa angin kencang.

BMKG mencatat kecepatan angin mencapai 52 Kilometer per jam. Beruntung tak ada korban jiwa maupun luka dalam fenomena alam tersebut. (oes)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Hotspot Kembali Muncul, Potensi Hujan di Kotim Justru Menurun

Hotspot Kembali Muncul, Potensi Hujan di Kotim Justru Menurun

Titik panas atau hotspot kembali terdeteksi di sejumlah wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Berdasarkan pemantauan BMKG

Sejumlah Kota Berpotensi Diguyur Hujan Lebat, Waspada Petir dan Gelombang Tinggi

Sejumlah Kota Berpotensi Diguyur Hujan Lebat, Waspada Petir dan Gelombang Tinggi

BMKG mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah wilayah Indonesia pada Kamis.

Kotim Masih dalam Masa Transisi, Hujan Mulai Turun, Tetap Waspada Ancaman Karhutla

Kotim Masih dalam Masa Transisi, Hujan Mulai Turun, Tetap Waspada Ancaman Karhutla

Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) hingga kini masih berada dalam masa transisi dari musim kemarau menuju musim hujan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer