PALANGKA RAYA,radarsampitjawapos.com- Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran, membeberkan arah besar pembangunan daerah yang difokuskan pada program-program pro rakyat. Mulai dari sektor pangan, pendidikan, kesehatan, kesejahteraan sosial, hingga pengelolaan pertambangan masyarakat menjadi prioritas utama pemerintah provinsi.
Pemaparan itu disampaikannya saat bertemu sejumlah pimpinan media massa di Istana Isen Mulang, Palangka Raya, belum lama ini. Pertemuan tersebut berlangsung dinamis dengan berbagai isu strategis yang dibahas secara terbuka.
Dalam forum tersebut, Agustiar menyampaikan bahwa pembangunan Kalteng tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan komunikasi yang kuat dan sinergi lintas sektor agar program yang dijalankan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Ia menekankan, sektor pangan menjadi salah satu prioritas penting untuk menjaga ketahanan daerah. Selain itu, peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan juga terus didorong sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia.
“Semua program harus bermuara pada kesejahteraan masyarakat. Itu yang menjadi fokus utama,” tegas Agustiar Sabran.
Tak hanya sektor dasar, dirinya juga menyoroti pengelolaan pertambangan masyarakat. Menurutnya, sektor ini memiliki potensi besar jika dikelola dengan baik dan sesuai aturan.
Menurut Agustiar, Pemprov Kalteng berupaya agar aktivitas pertambangan rakyat dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas, sekaligus tetap memperhatikan aspek legalitas dan lingkungan.
Di sisi lain, berbagai program kesejahteraan sosial juga terus diperkuat guna mengurangi kesenjangan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat di seluruh wilayah Kalteng.
Dalam pertemuan tersebut, isu penguatan ekonomi kerakyatan juga menjadi pembahasan utama. Agustiar memastikan pemerintah akan terus mendorong perkembangan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah.
Dirinya menilai, dukungan perbankan sangat krusial dalam mempercepat pertumbuhan UMKM, terutama dalam hal akses permodalan dan pembinaan usaha.
“Kita ingin UMKM berkembang. Perbankan juga harus ikut berperan aktif agar ekonomi masyarakat bergerak,” ujarnya.
Menurut Agustiar Sabran, kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan sektor keuangan menjadi kunci dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Dirinya juga merespons langsung sejumlah isu yang berkembang, sekaligus menyerap pandangan dari insan pers sebagai bagian dari upaya penyempurnaan kebijakan pembangunan.
Agustiar pun menilai, peran media sangat penting dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat secara luas dan objektif. Ia berharap sinergi antara pemerintah dan media terus terjalin dengan baik.Ia optimistis, dengan kerja sama yang solid, pembangunan daerah akan semakin maju dan berdampak besar bagi masyarakat.
“Kalau kita bergerak bersama, hasilnya akan lebih maksimal. Kalteng harus semakin baik dan masyarakatnya sejahtera,” pungkasnya. (daq/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama