PALANGKA RAYA, radarsampit.jawapos.com – Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Palangka Raya mengevakuasi seekor ular kobra hitam yang bersembunyi di lubang kloset sebuah rumah warga di Jalan Karanggan II. Proses evakuasi berlangsung dramatis dan memakan waktu sekitar 1,5 jam.
Analis Kebakaran Ahli Muda Damkar Kota Palangka Raya, Sucipto, menjelaskan, kejadian bermula saat istri pemilik rumah melintas di bekas kamar kecil yang sudah lama tidak digunakan dan difungsikan sebagai gudang. Saat melintas di depan pintu, ia melihat seekor ular kobra hitam berada di dalam ruangan.
“Karena kaget, istri pemilik rumah berteriak memberi tahu suaminya. Reaksi tersebut justru membuat ular kobra masuk ke dalam lubang kloset,” kata Sucipto, Selasa (10/2/2026).
Sucipto menambahkan, lubang kloset itu sudah lama tidak difungsikan. Saluran pipa menuju septic tank telah diputus dan ditutup, bahkan septic tank juga sudah dihancurkan. Pemilik rumah kemudian terus mengawasi lokasi untuk memastikan ular tidak keluar kembali.
Kecurigaan semakin kuat ketika pemilik rumah melihat banyak tali rafia plastik terseret masuk ke dalam lubang kloset. Saat tali ditarik, terdengar suara mendesis dari dalam lubang, yang diduga kuat berasal dari ular kobra.
“Atas kondisi itu, pemilik rumah segera melapor ke Tim Rescue Damkar untuk meminta bantuan evakuasi,” ujarnya.
Mendapat laporan, Tim Rescue Damkar langsung menuju lokasi. Setibanya di tempat kejadian, petugas disambut pelapor yang menunjukkan lokasi ular kobra hitam dengan panjang sekitar satu meter dan diameter tubuh sekitar tiga perempat inci.
Tim kemudian membagi tugas dan menyiapkan peralatan evakuasi. Karena ular tidak terlihat dan hanya terdengar suara mendesis dari dalam lubang kloset, petugas terlebih dahulu menyiramkan cairan khusus dengan harapan ular keluar sendiri.
“Namun setelah beberapa menit disiram, ular tidak juga keluar,” kata Sucipto.
Akhirnya, atas kesepakatan antara pemilik rumah dan Tim Rescue Damkar, dilakukan pembongkaran kloset. Setelah proses pembongkaran berlangsung cukup lama, ular kobra hitam terlihat bersembunyi di bawah celah semen kloset yang tidak terkena siraman cairan.
Meski bau cairan cukup menyengat dan membuat tidak nyaman, baik bagi ular maupun petugas, Tim Rescue tetap bekerja hati-hati. Dengan teknik penjepitan, petugas berhasil menarik ular kobra hitam keluar dari bawah kloset.
Ular kemudian dibawa keluar rumah dan dimasukkan ke dalam karung tebal agar tidak meloloskan diri. Selanjutnya, ular kobra dilepasliarkan ke habitat alaminya yang jauh dari permukiman warga.
Sucipto mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melapor kepada petugas jika menemukan hewan liar berbahaya di lingkungan sekitar, demi keselamatan bersama. (daq/yit)
Editor : Heru Prayitno