Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Oktober, ISPA di Palangkaraya Tembus 3000 Kasus

Dodi Abdul Qadir
Penulis: Dodi Abdul Qadir❯
Pelayanan di salah satu rumah oksigen selama masa penanganan karhutla di Palangka Raya.(dok.dodi/radarsampit)
Pelayanan di salah satu rumah oksigen selama masa penanganan karhutla di Palangka Raya.(dok.dodi/radarsampit)

Advertisement

PALANGKA RAYA,radarsampit.jawapos.com-Pemerintah Kota Palangka Raya memperkuat pelayanan kesehatan selama dan setelah bencana karhutla. Upaya tersebut dilakukan melalui pengadaan obat-obatan, pembagian masker dan vitamin, serta penyediaan sarana pendukung oksigen.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya Riduan mengatakan, anggaran belanja dana penanganan karhutla digunakan untuk keperluan medis habis pakai dan obat-obatan sebesar Rp291 juta.

Pengadaan tersebut antara lain mencakup vitamin, obat batuk, masker medis, oksigen kaleng, serta sejumlah peralatan kesehatan.Dinas Kesehatan juga membangun rumah oksigen di 47 titik. Selain itu, dilakukan pengadaan 30 tabung oksigen, alat pengukur tekanan darah, oksimeter, dan regulator oksigen untuk mendukung pelayanan kesehatan.

Advertisement

“Pelayanan kesehatan selama bencana dilakukan. Pascabencana juga tetap kami perhatikan melalui 11 puskesmas dan 43 puskesmas pembantu. Kalau masyarakat sakit atau ingin memeriksakan kesehatan, silakan datang ke fasilitas kesehatan,” kata Riduan.

Dia memastikan pelayanan kesehatan tetap tersedia setelah masa tanggap darurat. Masyarakat yang mengalami keluhan akibat paparan asap diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

Advertisement

Berdasarkan data Dinas Kesehatan, kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) masih menjadi salah satu perhatian utama selama periode karhutla. Pada Oktober, jumlah kasus ISPA rawat jalan tercatat lebih dari 3.000 kasus.

“Secara kumulatif, kasus ISPA rawat jalan mencapai lebih dari 13.000 kasus. Sementara itu, kasus ISPA yang menjalani rawat inap tercatat sebanyak 314 kasus,”papar Riduan.

Ia menambahkan, Dinas Kesehatan juga mencatat masih adanya pasien dengan keluhan ISPA, termasuk mereka yang memiliki riwayat penyakit asma. Karena itu, masyarakat diimbau menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk dan segera mencari pertolongan medis apabila mengalami sesak napas atau gejala yang semakin berat.

“Pemerintah berharap penanganan karhutla melalui dukungan anggaran, kesiapsiagaan petugas, penegakan hukum, serta pelayanan kesehatan dapat mengurangi dampak bencana terhadap masyarakat Palangka Raya,”pungkasnya. (daq/gus)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Menyambut HUT ke 80 Bhayangkara, Ribuan Warga Jadi Sasaran Bakti Kesehatan di Polda Kalteng.

Menyambut HUT ke 80 Bhayangkara, Ribuan Warga Jadi Sasaran Bakti Kesehatan di Polda Kalteng.

Menyambut HUT ke 80 Bhayangkara, Sejak pagi Ribuan Warga di Palangka Raya Jadi Sasaran Bakti Pelayanan Kesehatan di Mapolda Kalteng.

Layanan Unit Bank Darah RSUD dr Murjani Sampit Beroperasi 24 Jam

Layanan Unit Bank Darah RSUD dr Murjani Sampit Beroperasi 24 Jam

Ketersediaan darah menjadi salah satu faktor penting dalam penanganan pasien, terutama pada kondisi darurat di RSUD dr Murjani Sampit

Gedung Terpadu RS Bhayangkara Palangka Raya mulai Dibangun

Gedung Terpadu RS Bhayangkara Palangka Raya mulai Dibangun

Gedung Terpadu RS Bhayangkara Palangka Raya mulai Dibangun, dan peletakan batu pertama dilakukan Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurnaiawan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer