Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Justin Hubner dan Keluarga Diteror Suporter Malaysia dan Vietnam

Agus Jaka Purnama
Penulis: Agus Jaka Purnama❯
Justin Hubner dan keluarga kecilnya, usai memenangi FIFA ASEAN Cup 2026 (net)
Justin Hubner dan keluarga kecilnya, usai memenangi FIFA ASEAN Cup 2026 (net)

Advertisement

radarsampit.jawapos.com-Bek Timnas Indonesia Justin Hubner mengakui keluarga kecilnya mendapat banyak teror hingga ancaman pembunuhan dari fans Malaysia dan Vietnam melalui media sosial. Namun dibalik itu, dirinya mengaku  senang karena berhasil membungkam kritik dari suporter kedua negara tersebut setelah skuad Garuda keluar sebagai juara FIFA ASEAN Cup 2026, setelah mengalahkan Thailand di SUGBK, Senin (5/10) malam.

Teror itu dirasakannya lantaran Justin Hubner menjadi sosok antagonis bagi para suporter Malaysia dan Vietnam. Pemain Fortuna Sittard tersebut dianggap banyak omong.

Kritikan yang dilontarkan kedua suporter negara tersebut diketahui justru meluas hingga menyenggol keluarga kecilnya.Hubner bahkan mengungkapkan terdapat banyak ancaman pembunuhan yang mengarah kepada keluarganya.

Advertisement

“Dan satu hal lagi yang ingin saya sampaikan, setelah semua negara di sini (Asia Tenggara) melihat, masyarakat Malaysia, masyarakat Vietnam, mereka berbicara terlalu banyak di media sosial, mereka memberikan banyak ancaman pembunuhan kepada keluarga saya,” ujar Hubner usai laga, dikutip Selasa (6/10).

Hubner menjadikan gelombang ancaman tersebut sebagai bahan bakar semangat sekaligus cara terbaik untuk membalas segala intimidasi yang diterimanya.

Advertisement

“Satu-satunya hal yang dapat kami lakukan adalah menang dan menunjukkan kepada mereka siapa raja yang sebenarnya. Dan ya, saya pikir kami telah membuktikannya hari ini. Dan ya, saya pikir negara-negara tersebut harus diam, karena Indonesia (juara),” tegas Hubner.

Pemain berusia 23 tahun itu mengakui bahwa perjuangan Timnas Indonesia untuk meraih gelar juara tidaklah mudah.Menurutnya, mentalitas para pemain menjadi salah satu kunci penting Skuad Garuda dalam melewati pertandingan hingga akhirnya keluar sebagai juara.

“Saya bermain selama 90 menit, tetapi pada babak perpanjangan waktu saya digantikan. Namun sejujurnya, kaki saya sudah sangat lelah, dan tetapi saya pikir jika Anda melihat mentalitas kelompok ini, itu sangat luar biasa. Sangat luar biasa. Tidak ada hal lain yang dapat saya katakan,” tandas Hubner.(an/lat/jpc)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Suporter Persija Jakarta Dilarang Hadiri Laga Kandang Setengah Musim

Suporter Persija Jakarta Dilarang Hadiri Laga Kandang Setengah Musim

Persija Jakarta dijatuhi hukuman larangan kehadiran suporter di laga kandang selama setengah musim di lanjutan Super League 2026/2027

Erling Haaland  Serukan Dukungan Suporter di Tengah Polemik yang Menimpa Manchester City

Erling Haaland Serukan Dukungan Suporter di Tengah Polemik yang Menimpa Manchester City

Penyerang Manchester City Erling Haaland mengajak agar suporter tetap kompak di tengah polemik pelanggaran aturan finansial Premier League

Timnas Iran kembali Ditekan Jelang Piala Dunia 2026. Jatah Tiket Suporter untuk Fase Grup turut Dicabut

Timnas Iran kembali Ditekan Jelang Piala Dunia 2026. Jatah Tiket Suporter untuk Fase Grup turut Dicabut

Timnas Iran kembali diterpa kabar tak sedap menjelang Piala Dunia 2026.Jatah Tiket Suporter untuk Fase Grup turut Dicabut dan akses dibatasi

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer