Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah ketika Messi Nyaris Masuk Timnas Spanyol

Agus Jaka Purnama
Penulis: Agus Jaka Purnama❯
MASA LALU: Leonel Messi saat bermain di akademi La Masia, milik FC Barcelona di Spanyol, tempat dimana ia tumbuh hingga menjadi bintang sepak bola.(net)
MASA LALU: Leonel Messi saat bermain di akademi La Masia, milik FC Barcelona di Spanyol, tempat dimana ia tumbuh hingga menjadi bintang sepak bola.(net)

Advertisement

radarsampit.jawapos.com-Duel antara timnas Spanyol vs Argentina di final Piala Dunia 2026, di New Jersey bukan hanya mempertemukan dua kekuatan besar sepak bola dunia, tetapi juga menghadirkan cerita unik yang melibatkan, Lionel Messi.

Di usia 39 tahun, Messi menjalani final Piala Dunia ketiganya dalam enam penampilan di ajang paling bergengsi tersebut. Namun, duel melawan Spanyol memiliki makna yang lebih dalam. Pasalnya, jauh sebelum menjadi ikon Albiceleste, Messi ternyata hampir mengenakan seragam La Roja.

Namun, duel melawan Spanyol memiliki makna yang lebih dalam. Pasalnya, jauh sebelum menjadi ikon Albiceleste, Messi ternyata hampir mengenakan seragam La Roja.

Advertisement

Pada September 2001, Messi yang baru berusia 13 tahun hijrah ke Barcelona untuk bergabung dengan akademi La Masia. Di sanalah bakatnya berkembang pesat hingga menjadikannya salah satu pemain terbaik sepanjang masa.

Selama 21 tahun membela Barcelona, Messi tumbuh besar di Spanyol. Kondisi itu membuat peluangnya membela tim nasional Spanyol terbuka lebar. Namun, di balik semua itu, satu impian yang tak pernah berubah adalah mengenakan seragam Argentina.

Keputusan tersebut kemudian menjadi salah satu titik penting dalam sejarah sepak bola. Melansir NDTV, mantan pelatih Argentina, Jose Pekerman, yang memberikan debut senior kepada Messi, pernah mengungkapkan bahwa dirinya pertama kali mendengar nama Messi dari staf pelatih tim muda Argentina saat Piala Dunia U-17 tahun 2003.

Setahun sebelumnya, pelatih timnas Argentina saat itu, Marcelo Bielsa, bersama asistennya Claudio Vivas sedang berada di Spanyol untuk memantau pemain-pemain Argentina yang berkarier di Eropa. Di situlah muncul sebuah rekaman VHS berisi aksi seorang bocah berbakat bernama Lionel Messi.

Mantan agen Messi, Horacio Gaggioli, menceritakan bagaimana rekaman itu sampai ke tangan Bielsa.

"Itu ide ayah Messi, Jorge. Dia bilang padaku: 'Horacio, tim nasional Argentina akan datang ke Barcelona, bisakah kau mendapatkan beberapa cuplikan Leo untuk mereka?' Leo tidak begitu terkenal di Argentina."

"Kami punya video yang diberikan Barca kepadaku berisi beberapa permainan, dan aku pergi ke Hotel Princesa Sofia di Barcelona tempat mereka menginap. Aku bertanya tentang Vivas, yang merupakan asisten Bielsa."

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Spanyol vs Argentina, Bakal Jadi Final Terbaik dalam Sejarah

Spanyol vs Argentina, Bakal Jadi Final Terbaik dalam Sejarah

Argentina menghadapi Spanyol pada final Piala Dunia 2026 di MetLife Stadium, ast Rutherford, AS, pada Senin (20/7/2026) pukul 02.00 WIB.

Mbappe dan Haaland Pecahkan Rekor Leonel Messi di Liga Champions

Mbappe dan Haaland Pecahkan Rekor Leonel Messi di Liga Champions

Kylian Mbappe dan Erling Haaland mencatat sejarah di Liga Champions eropa. Di matchday kedua fase league, Kamis (15/10),pecahkan rekor Messi

Sejumlah Mega Bintang Sepak Bola Sampaikan Penghormatan untuk  Messi

Sejumlah Mega Bintang Sepak Bola Sampaikan Penghormatan untuk  Messi

Diakhir karirnya di tim nasional Argentina, Lionel Messi mendapat banyak ucapan perpisahan dari mega bintang setelah menjalani pertandingan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer