PALANGKA RAYA,radarsampitjawapos.com- Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran menegaskan, daerah ini kaya sumber daya alam dan memiliki posisi strategis sebagai masa depan Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikannya usai menerima pesan dari Presiden RI Prabowo Subianto, yang menilai Kalteng memiliki potensi besar dalam mendukung pembangunan nasional.
Agustiar menegaskan, visi dan misi pemerintahannya berfokus pada pengelolaan anggaran yang efisien dan tidak mubazir. “Kalteng kaya sumber daya alam, dan Kalteng masa depan Indonesia. Hal itu disampaikan pak Prabowo kepada saya. Maka itu visi misi kami tidak mau mubazir,”ujarnya, Senin (2/1).
Menurutnya, pembangunan infrastruktur masih perlu ditingkatkan, sementara sektor pendidikan tetap menjadi prioritas utama melalui program kuliah dan beasiswa gratis, termasuk program Satu Rumah Satu Sarjana.
Diakui Agustiar, sejak dilantik memimpin Kalteng 11 bulan 10 hari lalu, dirinya langsung dihadapkan pada tantangan kebijakan efisiensi anggaran. Kondisi itu pun disikapi dengan langkah evaluasi menyeluruh terhadap belanja daerah.
“Efisiensi anggaran kami lakukan dengan mengurangi belanja yang tidak bersentuhan langsung dengan masyarakat. Seperti perjalanan dinas, belanja alat tulis kantor, kegiatan di hotel, dan pengeluaran sejenis,” paparnya.
Menurutnya, kebijakan tersebut bertujuan agar alokasi anggaran lebih difokuskan pada pembangunan riil dan kebutuhan dasar masyarakat. Ia menegaskan, keterbatasan anggaran tidak menjadi alasan untuk menghentikan program prioritas.
“Saya pastikan program infrastruktur tetap berjalan. Program unggulan Satu Rumah Satu Sarjana juga tidak akan dihilangkan meskipun dalam keterbatasan anggaran,” tegas Agustiar.
Di bidang perlindungan sosial, Agustiar memastikan bantuan sosial (bansos) tetap disalurkan kepada masyarakat. Penyalurannya dapat dilakukan lebih dari lima kali dalam setahun, baik dalam bentuk bantuan pangan maupun bantuan tunai. Selain itu, insentif bagi RT, RW, pemuka agama, dan tokoh masyarakat tetap dialokasikan meski terbatas.
Ia menambahkan, selaku Gubernur Kalteng juga mengumumkan rencana peluncuran inovasi pelayanan publik melalui Kartu Huma Betang.
“Di tengah efisiensi anggaran, kami tetap mengoptimalkan program pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah,” pungkas Agustiar Sabran.(daq/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama