Herri Pras Laporkan 20 Orang ke Polisi, Nama Pimpinan DPRD Ikut Terseret


Radarsampit.jawapos.com - Polemik duel Herri Pras dengan petarung MMA Yudi Cahyadi kini bergeser ke ranah hukum. Konten kreator tersebut melaporkan sekitar 20 orang ke Polres Bogor setelah rombongan mendatangi rumahnya. Herri melaporkan dugaan intimidasi, persekusi, provokasi, hingga kekerasan dalam peristiwa tersebut.
Nama Wakil Ketua DPRD Kota Bandung Edwin Sanjaya juga ikut terseret. Herri menduga Edwin turut menggerakkan kedatangan rombongan yang mendesaknya untuk berduel.
Melalui media sosial, Herri menyebut dirinya menjadi sasaran intimidasi dan provokasi untuk melakukan duel fisik. Ia juga menyoroti dugaan kekerasan yang dilakukan secara bersama-sama ketika rombongan tersebut mendatangi kediamannya.
“Intimidasi, persekusi dan provokasi kepada saya untuk melakukan aktivitas fisik (duel) oleh saudara @yudi_cahyadi99 yang dugaan kuat digerakkan juga oleh saudara Edwin Sanjaya,” tulis Herri di Instagram, dikutip Senin (2/11).
Herri menegaskan laporan tersebut merupakan langkah hukum untuk menindaklanjuti peristiwa yang terjadi di rumahnya. Ia menyatakan akan mengikuti proses hukum hingga tuntas.
Kuasa hukum Herri menjelaskan, pihaknya melaporkan sekitar 20 orang yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.
Awalnya, laporan disebut hendak dibuat di Polsek Gunung Putri. Namun, tim hukum akhirnya memilih Polres Bogor karena jumlah orang yang dilaporkan cukup banyak.
“Pelaporan yang rencananya akan dilakukan di Polsek Gunung Putri itu, kita memang pindahkan ke Polres karena memang jumlah terduga pelaku ini sekitar 20 orang,” ungkap kuasa hukum Herri.
Menurutnya, rombongan tersebut diduga berasal dari Bandung dan datang menggunakan mobil Toyota HiAce berpelat merah.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


