Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Program MBG dan Kopdes Merah Putih Dorong Revolusi Ekonomi Desa

G
Penulis: Gunawan.❯
AWAL PEMBANGUNAN: Peletakan batu pertama pembangunan gerai dan pergudangan koperasi desa dan kelurahan merah putih  di Desa Eka Buhurui, Kotim, Jumat (17/10).
AWAL PEMBANGUNAN: Peletakan batu pertama pembangunan gerai dan pergudangan koperasi desa dan kelurahan merah putih  di Desa Eka Buhurui, Kotim, Jumat (17/10).

JAKARTA, radarsampit.jawapos.com – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menempatkan desa sebagai fokus kebijakan ekonomi melalui dua program utama, yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih.


Advertisement

Kebijakan tersebut dilaksanakan untuk menumbuhkan aktivitas produksi lokal sekaligus memperluas akses pembiayaan dan pasar di level desa.

Pelaksanaan MBG di sejumlah daerah tercatat mendorong peningkatan permintaan bahan pangan lokal sehingga memberi peluang bagi petani nelayan dan pelaku UMKM untuk menambah suplai dan meningkatkan kapasitas produksi.

Selain itu, kebijakan koperasi desa berperan memperkuat rantai distribusi lokal sehingga produk desa lebih mudah menjangkau konsumen.

Advertisement

Ketua Advokasi Persaudaraan Tani-Nelayan Indonesia (PETANI) Tunjung Budi Utomo menilai MBG bukan sekadar program kesehatan publik melainkan juga instrumen ekonomi.

Menurutnya, MBG membuka ruang bagi keterlibatan berbagai pihak mulai dari koperasi desa hingga pelaku usaha kecil sehingga efek ekonominya berlapis.

”MBG bukan sekadar memastikan anak-anak mendapat gizi seimbang tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat menengah ke bawah,” kata Tunjung.

Advertisement

Tunjung menjelaskan, MBG bersifat inklusif dan partisipatif, sehingga bahan baku yang dipakai dalam program banyak bersumber dari produksi lokal.

”Setiap bahan pangan yang dipakai berasal dari rakyat sendiri dari beras sayuran ikan telur hingga olahan rumah tangga inilah wujud ekonomi kerakyatan yang berputar di tingkat lokal,” ujarnya.

Dampak ekonomi yang terjadi, antara lain kenaikan pendapatan petani dan nelayan karena kepastian pasar; bergeraknya koperasi dan pelaku logistik lokal yang menambah roda distribusi; serta pengurangan beban belanja keluarga penerima manfaat sehingga daya beli rumah tangga bisa meningkat.

Tunjung merinci tiga efek utama, yakni efek produksi, efek distribusi, dan efek konsumsi yang saling memperkuat.

Selain memacu produksi dan distribusi, program ini juga membuka peluang kerja baru di level desa mulai dari juru masak tenaga logistik hingga pekerja harian yang terlibat dalam penyediaan makanan bergizi.

Tunjung menegaskan, aliran dana dari MBG kembali ke ekonomi rakyat sehingga bukan sekadar pemberian bantuan tetapi sirkulasi ekonomi yang berdampak luas.

Di sisi pembiayaan Kopdes Merah Putih, Pemerintah menargetkan percepatan operasionalisasi koperasi desa dengan skema kredit dan dukungan regulasi yang memudahkan akses permodalan, sehingga koperasi dapat menjadi penghubung antara produksi desa dan pasar yang lebih luas. (*/ign)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Koperasi Merah Putih Pematang Panjang mulai Aktif

Koperasi Merah Putih Pematang Panjang mulai Aktif

Dalam rangka memperkuat perekonomian tingkat desa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP)mulai beroperasi

DPRD Kotim Ingatkan Pengurus Koperasi Merah Putih Jangan Main-Main Kelola Uang Rakyat

DPRD Kotim Ingatkan Pengurus Koperasi Merah Putih Jangan Main-Main Kelola Uang Rakyat

koperasi harus benar-benar hadir untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, bukan malah memunculkan persoalan baru.

BKN Buka Suara Soal Dugaan Eror CAT Koperasi Merah Putih, Peserta Diminta Jangan Panik

BKN Buka Suara Soal Dugaan Eror CAT Koperasi Merah Putih, Peserta Diminta Jangan Panik

Badan Kepegawaian Negara (BKN) merespons keluhan sejumlah peserta seleksi calon manajer Koperasi Merah Putih Tahun 2026 yang viral di media

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer