SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Suasana rumah warga di Jalan Barito, Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mendadak mencekam.
Seekor ular dengan bentuk yang tak biasa ditemukan bersembunyi tepat di bawah kasur, Selasa sore (3/2/2026).
Ular tersebut dikenal warga sebagai ular karung, lantaran memiliki penampakan yang aneh dan berbeda dari ular pada umumnya.
Tubuhnya tampak bertekstur kasar, dan tidak lazim dibandingkan jenis ular yang sering ditemui di permukiman warga.
Peristiwa itu bermula sekitar pukul 17.23 WIB, saat seorang warga bernama Yenny menyadari adanya gerakan mencurigakan dari bawah kasur.
Setelah dipastikan terdapat seekor ular dengan bentuk yang tidak biasa, ia segera menghubungi salah satu petugas pemadam kebakaran untuk meminta bantuan.
Laporan tersebut kemudian diteruskan ke Markas Komando Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotim. Tak berselang lama, tim rescue dari Peleton II Regu 1 langsung dikerahkan ke lokasi.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Disdamkarmat Kotim Hery Wahyudi, mengatakan petugas bergerak cepat guna mencegah risiko yang dapat membahayakan penghuni rumah.
“Ular yang dilaporkan merupakan ular karung. Penampakannya memang berbeda dari ular lain sehingga membuat warga panik. Posisi ular saat ditemukan berada tepat di bawah kasur,” kata Hery Wahyudi.
Ia menjelaskan, petugas berangkat pada pukul 17.25 WIB dan mulai melakukan evakuasi sekitar pukul 17.38 WIB. Proses penanganan dilakukan dengan penuh kehati-hatian mengingat lokasi ular berada di dalam rumah warga.
“Dalam waktu sekitar tiga menit, ular berhasil diamankan oleh petugas. Operasi rescue selesai pada pukul 17.41 WIB dan tidak ada korban dalam kejadian ini,” jelasnya.
Hery mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama saat kondisi cuaca lembap atau musim hujan, karena ular kerap masuk ke rumah warga untuk mencari tempat berlindung.
“Apabila menemukan ular atau hewan berbahaya dengan penampakan yang tidak biasa, masyarakat diharapkan tidak panik dan segera melapor ke petugas agar dapat ditangani secara aman,” pungkasnya. (oes)
Editor : Slamet Harmoko