Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

DLH Kotim Ajak Warga Kelola Sampah dari Rumah Tangga

Yuni Pratiwi Iskandar • Kamis, 18 September 2025 | 06:05 WIB
SOSIALISASI: Kegiatan sosialisasi pengelolaan sampah berbasis sumber yang bertempat di Aula Kelurahan Pasir Putih, Senin (15/9/2025). FOTO: DLH KOTIM/RADAR SAMPIT
SOSIALISASI: Kegiatan sosialisasi pengelolaan sampah berbasis sumber yang bertempat di Aula Kelurahan Pasir Putih, Senin (15/9/2025). FOTO: DLH KOTIM/RADAR SAMPIT

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) bersama kader penggerak PKK Kelurahan Pasir Putih menggelar sosialisasi pengelolaan sampah berbasis sumber.

Kegiatan yang dipusatkan di Aula Kelurahan Pasir Putih baru-baru tadi itu mendapat antusiasme tinggi dari warga.

Kepala DLH Kotim Marjuki mengatakan tujuan utama sosialisasi ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mengelola sampah sejak dari rumah tangga.

Menurutnya, upaya sederhana seperti memilah sampah dapat memberi dampak besar terhadap keberhasilan pengolahan sampah di daerah.

“Warga diajak untuk membiasakan diri memilah sampah sesuai jenisnya, baik organik, anorganik, maupun residu. Dengan pemilahan sejak awal, pengolahan selanjutnya menjadi lebih mudah, sekaligus mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA,” kata Marjuki.

Selain pemahaman dasar, warga juga diberikan keterampilan praktis berupa pelatihan pembuatan kompos dari sampah organik rumah tangga.

Bahan yang digunakan pun mudah ditemui, seperti sisa makanan, sayuran, kulit buah, hingga daun kering. Cara ini dinilai dapat langsung diterapkan di rumah maupun di tingkat RT dan RW.

Acara berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab serta praktik sederhana. Warga yang hadir menyambut positif kegiatan ini dengan aktif memberikan pertanyaan dan mencoba langsung proses pengolahan sampah organik.

Marjuki menegaskan, pengelolaan sampah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah daerah. Partisipasi masyarakat menjadi kunci utama agar lingkungan tetap bersih, sehat, dan berkelanjutan.

“Kolaborasi pemerintah dan masyarakat sangat penting dalam menciptakan perubahan nyata,” ujarnya.

Dengan adanya sosialisasi ini, DLH Kotim berharap kebiasaan memilah dan mengolah sampah dapat tumbuh di tengah masyarakat, sehingga persoalan sampah tidak lagi menjadi beban lingkungan maupun pemerintah daerah. (yn/fm) 

 

Editor : Farid Mahliyannor