SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Unit Pelaksana Teknis Pelayanan Pendapatan Daerah (UPT PPD) Bappenda Provinsi Kalteng di Satuan Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dituntut mengejar target pendapatan Pajak Kendaraan Bermotor sebesar Rp 104.845.406.000.
Bukan hanya pendapatan PKB, ada pula pendapatan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) yang ditargetkan Rp 114.667175.000, Pajak Air Permukaan (PAP) yang ditargetkan Rp 28.491.528.557, Pajak Alat Berat (PAB) Rp 6.018.019.888, OPSEN Pajak Mineral Bukan Logam (MBLB) Rp 21.278.571.428 sehingga total target tahun 2025 sebesar Rp 275.300.700.873.
”Target pendapatan tahun 2025 di Samsat Sampit ini paling besar dibandingkan kabupaten lain di Kalteng, karena Kotim dinilai punya potensi untuk meningkatkan pendapatan pajak," kata Rachman, Kepala UPT PPD Samsat Kotim, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (23/6).
Terhitung 1 Januari 2025 hingga 23 Juni 2025, realisasi pendapatan pajak tercapai 21,51 persen atau sebesar Rp59.215.403.853 dengan pendapatan terbesar dari PKB sebesar Rp29.861.189.400.
Untuk meningkatkan pendapatan dari sektor pajak, Pemprov Kalteng memberikan keringanan bagi masyarakat Kalteng melalui kebijakan pemutihan pajak kendaraan bermotor (PKB) yang diberlakukan 23 Juni 2025 hingga 23 September 2025.
”Rabu ini kami juga akan melaksanakan sosialisasi dan memaksimalkan layanan ke Kecamatan Parenggean untuk layanan pembayaran pajak," ujarnya.
Layanan Samsat Keliling itu rutin dilaksanakan dan khusus di Kantor Kecamatan Parenggean sudah disediakan layanan Samsat Payment Poin yang dibuka setiap Jumat-Minggu mulai 08.00-12.00 WIB.
”Layanan Jumat-Minggu ini sudah berjalan lebih dari setahun. Biasanya kami tugaskan dua orang yang menginap di sana. Di luar hari itu, pemerintah kecamatan bisa mengajukan ke kami untuk memberikan sosialisasi sekaligus layanan kepada masyarakat dengan harapan, pihak kecamatan ikut membantu menginformasikan masyarakatnya untuk datang membayar pajak sehingga layanan yang kami berikan dapat berjalan maksimal," katanya. (hgn/ign)
Editor : Gunawan.