Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

DWP Kotim Belajar Kembangkan Usaha Kreatif Berbasis Ketahanan Pangan

Yuni Pratiwi Iskandar
FOTO BERSAMA: Foto bersama dalam kegiatan kunjungan pelatihan kewirausahaan ekonomi berbasis ketahanan pangan di sentra pengolahan kerupuk ikan Ibu Munti di Samuda, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Sabtu (31/10). (YUNI/RADAR SAMPIT)
FOTO BERSAMA: Foto bersama dalam kegiatan kunjungan pelatihan kewirausahaan ekonomi berbasis ketahanan pangan di sentra pengolahan kerupuk ikan Ibu Munti di Samuda, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Sabtu (31/10). (YUNI/RADAR SAMPIT)

Advertisement

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar kunjungan pelatihan kewirausahaan ekonomi berbasis ketahanan pangan di Samuda, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Sabtu (31/10).

Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran bagi anggota DWP untuk mengenali peluang usaha industri rumah tangga yang dapat dikembangkan guna meningkatkan ekonomi keluarga.

Ketua DWP Kotim Rani Diana Setiawan mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mendorong perempuan agar lebih kreatif dan produktif dalam memanfaatkan potensi di lingkungan sekitar.

Advertisement

Melalui kunjungan ke sejumlah sentra industri rumah tangga, peserta diharapkan mendapatkan inspirasi untuk mengembangkanbusaha mandiri.

“Melalui tema kegiatan kita hari ini, DWP Berdaya, Ekonomi Keluarga Berjaya, Menelusuri Potensi Usaha Kreatif Pembuatan Roti, Kerupuk Ikan, Kue Ilat Sapi dan Bumbu Dapur, kita ingin membuktikan bahwa perempuan, khususnya anggota DWP, harus senantiasa adaptif, kreatif, dan produktif,” ujarnya.

.
.

Advertisement

Rani menegaskan, kunjungan tersebut bukan sekadar kegiatan rekreasi, melainkan pembelajaran langsung mengenai proses merintis dan mengelola usaha. Peserta diajak melihat bagaimana pelaku usaha kecil mengembangkan produk, menjaga kualitas, memperhatikan higienitas, hingga mempertahankan keberlangsungan usaha.

“Kunjungan keempat sentra industri rumah tangga hari ini bukanlah sekadar jalan-jalan atau rekreasi, melainkan sebuah bentuk studi tiru dan pembelajaran langsung. Kita ingin melihat dari dekst bagaimana sebuah usaha kecil dirintis, dikelola dengan telaten, dijaga higienitas dan kualitasnya, hingga berhasil menembus pasar dan bertahan secara berkelanjutan,” jelasnya.

Ketua Panitia Hesti Mentana menyampaikan, kegiatan tersebut memiliki sejumlah tujuan, di antaranya menumbuhkan jiwa kewirausahaan melalui pembelajaran dari pelaku UMKM lokal yang mampu mengolah potensi sekitar menjadi produk bernilai ekonomi.

Selain itu, kegiatan ini djharapkan dapat menginspirasi anggota DWP untuk memulai usaha dari keterampilan dan aktivitas yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

"Peluang usaha dapat di dikembangkan dari berbagai hal sederhana, seperti keahlian memasak, pemanfaatan bahan pangan lokal, serta kebutuhan konsumsi rumah tangga," tuturnya. 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Petir di Sejumlah Wilayah Kotim

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Petir di Sejumlah Wilayah Kotim

Berdasarkan informasi Prakirawan BMKG Kalimantan Tengah, peringatan dini tersebut diperbarui pukul 09.00 WIB.

Bikin Miris! Sejumlah Pelajar Kotim Kedapatan Minum Miras dan Hirup Lem

Bikin Miris! Sejumlah Pelajar Kotim Kedapatan Minum Miras dan Hirup Lem

Perilaku menyimpang sejumlah pelajar di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memicu kekhawatiran publik

Silaturahmi Mempererat Hubungan Antarlembaga, Pengurus PWI Kotim Kunjungi Kajari Kotim

Silaturahmi Mempererat Hubungan Antarlembaga, Pengurus PWI Kotim Kunjungi Kajari Kotim

Silaturahmi Mempererat Hubungan Antarlembaga, Pengurus PWI Kotim Kunjungi Kajari Kotim Edwin Ignatius Beslar diruang kerjanya, Kamis (29/10)

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer