
SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) menjadi kasus terbanyak dalam pemeriksaan kesehatan masyarakat yang dilaksanakan PT Hutanindo Agro Lestari (HAL) bekerja sama dengan Puskesmas Tualan Hulu di Desa Tumbang Mujam, Kecamatan Tualan Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur, pekan lalu.
Dari 40 warga yang mengikuti pemeriksaan, sebanyak 20 orang atau 50 persen tercatat mengalami ISPA. Selain itu, ditemukan enam kasus bronkitis akut, empat kasus asma bronkiale, tujuh kasus nyeri otot atau myalgia, serta tiga kasus diare.
Jika digabungkan, kasus ISPA, bronkitis akut, dan asma bronkiale mencapai 30 kasus atau 75 persen dari seluruh kasus yang tercatat. Temuan tersebut menunjukkan bahwa gangguan pernapasan mendominasi hasil pemeriksaan kesehatan warga yang mengikuti kegiatan tersebut.
Manajer Kebun PT HAL Ramli Lakoro mengatakan, pemeriksaan kesehatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekaligus mengantisipasi potensi dampak kesehatan akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di tengah ancaman paparan asap.
”Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pendataan peserta, pemeriksaan kesehatan, anamnesis untuk mengetahui keluhan dan riwayat penyakit, serta pencatatan kasus yang ditemukan. Peserta juga mendapatkan konsultasi, edukasi kesehatan, dan penanganan sesuai kondisi klinis masing-masing,” kata Ramli.

Meski gangguan pernapasan mendominasi hasil pemeriksaan, data tersebut belum membuktikan bahwa seluruh kasus yang ditemukan disebabkan langsung oleh paparan asap karhutla.
Masyarakat juga diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk, menggunakan masker yang sesuai, serta segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami keluhan pernapasan.
Pemantauan kondisi warga, khususnya penderita asma dan bronkitis serta kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil, juga diperlukan untuk mengantisipasi memburuknya kondisi kesehatan. Pasien yang membutuhkan penanganan lebih lanjut perlu dirujuk ke fasilitas kesehatan sesuai indikasi medis.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




