Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Air Laut Berpotensi Naik, Warga Sampit Diingatkan Waspada Rob

U
Penulis: Usay Nor Rahmad❯
Banjir akibat air pasang atau rob  menggenangi Jalan Muchran Ali, Kecamatan Baamang, Sabtu malam (3/1/2026). (dok.Oes/radar sampit)
Banjir akibat air pasang atau rob menggenangi Jalan Muchran Ali, Kecamatan Baamang, Sabtu malam (3/1/2026). (dok.Oes/radar sampit)

Advertisement

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Warga di kawasan pesisir dan sekitar perairan Sampit diminta mewaspadai potensi banjir pesisir atau rob. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memasukkan Sampit dalam daftar wilayah yang berpotensi terdampak rob pada 18–24 September 2026.

Informasi tersebut diterbitkan Direktorat Meteorologi Maritim BMKG pada 16 September 2026. Potensi rob berkaitan dengan kondisi pasang air laut yang dapat mengalami peningkatan pada periode tersebut.

BMKG juga menyampaikan adanya fenomena fase Bulan Purnama pada 26 September 2026 yang berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko banjir pesisir di sejumlah wilayah.

Advertisement

Di Kalimantan Tengah, selain Sampit, sejumlah wilayah lain juga masuk dalam daftar potensi rob. Kumai, Pantai Lunci, dan Kuala Jelai berpotensi terdampak pada 19–27 September. Sementara Kuala Pembuang, Sampit, dan Kapuas masuk periode potensi pada 18–24 September.

Potensi rob dapat mengganggu aktivitas masyarakat di kawasan pesisir. Dampaknya antara lain terhadap aktivitas bongkar muat di pelabuhan, permukiman pesisir, serta kegiatan tambak dan perikanan darat.

Masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di sekitar pesisir dan perairan diminta tetap waspada terhadap perubahan ketinggian air laut. Kondisi pasang dapat berbeda di setiap lokasi sehingga perkembangan informasi perlu terus dipantau.(oes)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Rp7,5 Miliar Digelontorkan, Jalan Tjilik Riwut Sampit Mulai Dibangun untuk Kurangi Banjir

Rp7,5 Miliar Digelontorkan, Jalan Tjilik Riwut Sampit Mulai Dibangun untuk Kurangi Banjir

Pekerjaan tersebut difokuskan pada pembenahan sistem drainase sekaligus peningkatan badan jalan untuk mengurangi potensi genangan dan banjir

Irawati Soroti Peran Wartawan di Tengah Banjir Informasi

Irawati Soroti Peran Wartawan di Tengah Banjir Informasi

Wakil Bupati Kabupaten Kotim Irawati datang ke Kantor PWI Kotim, Jumat (14/8), merayakan HUT ke 34 Persatuan wartawan Indonesia (PWI)

Banjir Musnahkan 2.000 Buku, Transformasi Perpustakaan Desa Tetap Berjalan

Banjir Musnahkan 2.000 Buku, Transformasi Perpustakaan Desa Tetap Berjalan

Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial dan Pengembangan Perpustakaan Desa di Desa Tewang Kadamba, Rabu (8/7/2026).

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer