
SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Pelaksanaan Gala Siswa Indonesia (GSI) jenjang SMP tingkat Provinsi Kalimantan Tengah 2026 di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mendapat perhatian terkait kondisi kualitas udara. Pasalnya, sebagian besar kegiatan berlangsung di ruang terbuka.
Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kotim Umar Kaderi meminta panitia memantau kondisi udara selama kegiatan yang berlangsung 8–11 September 2026.
Hal ini penting untuk menjaga kesehatan peserta, terutama di tengah potensi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
“Kita berharap kondisi udara selama pelaksanaan kegiatan ini tetap baik, sehingga tidak mengganggu kesehatan dan kenyamanan para peserta maupun seluruh pihak yang terlibat,” kata Umar saat menghadiri GSI di Sampit, Rabu (9/9/2026).
Ia mengimbau peserta, pelatih, ofisial, dan panitia memperhatikan kondisi kesehatan masing-masing. Jika kualitas udara memburuk, peserta diminta tidak memaksakan diri beraktivitas terlalu lama di luar ruangan.
Umar juga meminta panitia segera melakukan penyesuaian apabila kondisi cuaca dan kualitas udara berpotensi mengganggu kesehatan. Menurutnya, semangat bertanding harus tetap diimbangi dengan perhatian terhadap kesehatan para pelajar.
Selain itu, ia mengapresiasi seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan GSI di Kotim. Koordinasi terkait kesehatan, keamanan, dan kebutuhan pendukung lainnya diharapkan terus diperkuat agar kegiatan berjalan aman dan lancar.
Umar juga mengingatkan wasit dan perangkat pertandingan menjalankan tugas secara profesional serta menjunjung sportivitas. (yn/fm)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!





