Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bahaya Mengintai, Kobra Hitam Ditemukan di Perkantoran Dinas Pendidikan Kotim

U
Penulis: Usay Nor Rahmad❯

Ular kobra saat diamankan petugas Disdamkarmat Kotim di areal perkantoran Dinas Pendidikan Kotim, Sabtu sore (28/3 /2026). (Disdamkarmat Kotim).
Ular kobra saat diamankan petugas Disdamkarmat Kotim di areal perkantoran Dinas Pendidikan Kotim, Sabtu sore (28/3 /2026). (Disdamkarmat Kotim).


SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Keberadaan ular berbisa mematikan jenis kobra sembur (Naja sputatrix) menggegerkan warga di sekitar kawasan Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Jalan Jenderal Sudirman Km 7, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sabtu sore (28/3/2026).


Advertisement

"Kemunculan ular hitam tersebut pertama kali dilaporkan warga sekitar yang khawatir dengan potensi bahaya, mengingat lokasi berada di area aktivitas publik," ungkap Kepala Peleton Piket Disdamkarmat Kotim Akhmad Ilham Wahyudi.

Menindaklanjuti laporan itu, Regu I Peleton I segera bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 16.40 WIB.

Petugas kemudian diarahkan ke titik terakhir ular terlihat, yakni di sekitar tumpukan perlengkapan pramuka di lingkungan kantor.

Advertisement

Setelah dilakukan penyisiran, petugas menemukan ular kobra sembur yang bersembunyi di area tersebut.

"Dengan peralatan khusus, proses evakuasi langsung dilakukan secara hati-hati untuk menghindari risiko serangan, mengingat jenis ular ini dikenal mampu menyemburkan bisa yang berbahaya," tambahnya.

Dalam waktu singkat, ular berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. Operasi penanganan dinyatakan selesai sekitar pukul 17.01 WIB, dan seluruh personel kembali ke markas komando.

Advertisement

Pihak Damkarmat memastikan proses evakuasi berjalan lancar tanpa kendala berarti, didukung kondisi cuaca cerah serta koordinasi tim yang solid.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi kemunculan satwa liar berbahaya, terutama di area yang memiliki banyak tumpukan barang atau vegetasi lebat.

Jika menemukan keberadaan ular atau hewan berbahaya lainnya, warga diminta segera melapor kepada petugas agar dapat ditangani dengan aman dan profesional. (oes)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Aktivitas Belajar di Sekolah Harus Utamakan Kesehatan Murid

Aktivitas Belajar di Sekolah Harus Utamakan Kesehatan Murid

Aktivitas belajar mengajar di sekolah selama tanggap darurat karhutla di Kotim terus dievaluasi menyesuaikan keadaan, dan utamakan kesehatan

Dewan Soroti Penerapan BDR di Kotim, Jangan Diserahkan kepada Masing-Masing Sekolah

Dewan Soroti Penerapan BDR di Kotim, Jangan Diserahkan kepada Masing-Masing Sekolah

Anggota Komisi III DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Syahbana, mendesak Dinas Pendidikan mengambil sikap tegas terkait Belajar Dari Rumah

Praktisi Turut Kritisi Rencana Kemah Pramuka di Kotim

Praktisi Turut Kritisi Rencana Kemah Pramuka di Kotim

Rencana Kemah Ceria Penggalang (KCP) 2026 yang melibatkan pelajar Se Kotim, kembali mendapat sorotan. Kali ini oleh praktisi Riduan Kesuma

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer