Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ular Sanca 3 Meter Nongkrong Satroni Kandang Burung Tengah Malam

U
Penulis: Usay Nor Rahmad❯
Petugas Disdamkarmat Kotim saat mengevakuasi ular di atas kandang burung di rumah warga di Jalan H Ikap, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Rabu Dini hari (18/2/2026).
Petugas Disdamkarmat Kotim saat mengevakuasi ular di atas kandang burung di rumah warga di Jalan H Ikap, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Rabu Dini hari (18/2/2026).

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com - Warga Jalan H. Ikap 3B, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Mentawa Baru Hilir, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), dikejutkan dengan kemunculan seekor ular sanca kembang di samping rumah, Rabu dini hari (18/2/2026).


Advertisement

"Reptil berbahaya itu d melingkar di atas kandang burungsekitar pukul 00.25 WIB. Khawatir membahayakan makanya kami lapor melalui layanan darurat," ungkap Muhammad Rovi, warga yang melapor.

Laporan tersebut diterima Petugas Piket Peleton I Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kotim. Kepala Peleton I, Akhmad Ilham Wahyudi, segera meneruskan informasi ke grup internal dan memerintahkan Regu I untuk bergerak ke lokasi.

Sekitar pukul 00.35 WIB, petugas meluncur menuju titik koordinat kejadian di kawasan Ketapang. Regu I dipimpin Isra Hidayat, dengan operator Rakhmad Heriansyah serta anggota Aulia Ramadhan dan Jainal Abidin.

Advertisement

Petugas tiba di lokasi pukul 00.50 WIB. Tanpa menunggu lama, proses evakuasi langsung dilakukan satu menit kemudian. Ular jenis sanca kembang (Malayopython reticulatus) itu dievakuasi menggunakan alat khusus grab stick.

Proses penanganan berlangsung cepat. Dalam waktu sekitar tujuh menit, ular berhasil diamankan. Operasi dinyatakan selesai pukul 00.58 WIB.

“Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini,” demikian keterangan dalam laporan resmi Damkarmat Kotim.

Advertisement

Setelah memastikan situasi aman, petugas kembali ke markas komando dan tiba pukul 01.09 WIB. Kondisi cuaca saat operasi berlangsung dilaporkan berawan, namun tidak menghambat proses evakuasi.

Pihak Damkarmat memastikan seluruh aspek operasional, mulai dari kemampuan personel, komunikasi, hingga dukungan logistik, berjalan baik tanpa kendala.

Kemunculan ular sanca di permukiman warga bukan kali pertama terjadi di wilayah Kotim. Petugas mengimbau masyarakat tetap waspada, terutama pada malam hari, serta segera melapor jika menemukan satwa liar yang berpotensi membahayakan. (oes)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Palangkaraya Banyak Ular. Dua Hari, Tim Rescue Lakukan Evakuasi di Lima Permukiman Warga

Palangkaraya Banyak Ular. Dua Hari, Tim Rescue Lakukan Evakuasi di Lima Permukiman Warga

Kemunculan ular liar di kawasan permukiman Kota Palangka Raya terus terjadi. Dua hari, tim rescue mengevakuasi di lima pemukiman warga

Kebakaran masih Marak di Palangka Raya, Dalam 24 Jam, Usaha Laundry dan Rumah Dinas Diterjang Api

Kebakaran masih Marak di Palangka Raya, Dalam 24 Jam, Usaha Laundry dan Rumah Dinas Diterjang Api

Kebakaran masih marak, Seperti dua peristiwa kebakaran terjadi di Kota Palangka Raya dalam rentang Minggu malam dan Senin (2/11) dini hari

Dua Rumah Warga Dimasuki Ular Piton, Ditemukan Bersarang di Dapur dan Atap Rumah

Dua Rumah Warga Dimasuki Ular Piton, Ditemukan Bersarang di Dapur dan Atap Rumah

Kemunculan ular piton di rumah warga kembali ditemukan di Palangka Raya. Pemilik rumah pun kembali memanggil  Tim Regu 1 Rescue Disdamkarmat

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer