Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wakil Rakyat Minta Pemda Kotim Perketat Pengawasan Harga Pangan Jelang Ramadan

Rado.
Penulis: Rado.❯
TERUS NAIK: Aktivitas pedagang di Pasar Al Kamal Kamis, Kamis (27/11). Harga cabai terus merangkak naik setiap hari.
TERUS NAIK: Aktivitas pedagang di Pasar Al Kamal Kamis, Kamis (27/11). Harga cabai terus merangkak naik setiap hari.

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Juliansyah meminta pemerintah daerah melalui instansi terkait untuk memperketat pengawasan harga dan ketersediaan kebutuhan pokok menjelang perayaan Imlek dan bulan suci Ramadan.


Advertisement

Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah lonjakan harga yang dapat memberatkan masyarakat.

Juliansyah mengatakan, pengalaman setiap tahun menunjukkan bahwa menjelang hari besar keagamaan, sejumlah komoditas pangan strategis kerap mengalami kenaikan harga, terutama beras, gula, minyak goreng, daging, telur, cabai, dan bawang.

“Menjelang Imlek dan Ramadan, biasanya ada kecenderungan kenaikan harga kebutuhan pokok. Pemerintah daerah harus aktif melakukan pengawasan agar tidak terjadi lonjakan harga yang tidak wajar,” ujar Juliansyah, Selasa (3/2/2026).

Advertisement

Menurutnya, pengawasan tidak hanya menyasar pasar tradisional, tetapi juga distributor dan agen besar, guna memastikan distribusi barang berjalan lancar dan tidak terjadi penimbunan yang dapat memicu kelangkaan di pasaran.

Ia menegaskan, stabilitas harga kebutuhan pokok sangat penting karena berkaitan langsung dengan daya beli masyarakat, khususnya kelompok ekonomi menengah ke bawah.

Oleh karena itu, koordinasi antarinstansi seperti dinas perdagangan, dinas ketahanan pangan, serta aparat pengawas perlu dioptimalkan.

Advertisement

“Jangan sampai masyarakat menjadi korban praktik spekulasi. Pemerintah harus hadir memastikan stok aman dan harga tetap terjangkau,” tegasnya.

Juliansyah juga mendorong pemerintah daerah untuk menyiapkan langkah antisipatif, seperti operasi pasar atau pasar murah, apabila ditemukan gejolak harga yang signifikan di lapangan.

“Kalau diperlukan, operasi pasar harus segera dilakukan. Tujuannya agar kebutuhan pokok tetap tersedia dan bisa dibeli masyarakat dengan harga wajar,” katanya.

DPRD Kotim, lanjut Ketua DPC Gerindra Kotim ini akan terus memantau perkembangan harga kebutuhan pokok di pasaran dan siap mendukung langkah-langkah pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga jelang hari besar keagamaan. (ang/fm)

Advertisement
Editor : Farid Mahliyannor
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Plastik Terus Mahal, Pedagang Pasar Sejumput Sebut Dipicu Kenaikan Harga dari Distributor

Plastik Terus Mahal, Pedagang Pasar Sejumput Sebut Dipicu Kenaikan Harga dari Distributor

Harga berbagai plastik di salah satu toko kelontong di Pasar Sejumput, Jalan DI Panjaitan, Mentawa Baru Ketapang, Sampit tetap bertahan naik

Harga Bawang Putih Melonjak, Cabai dan Telur Justru Turun di Pangkalan Bun

Harga Bawang Putih Melonjak, Cabai dan Telur Justru Turun di Pangkalan Bun

Perkembangan harga di Minggu ke tiga bulan Juli 2026 di sejumlah pasar tradisional di Kota Pangkalan Bun menunjukkan tren kenaikan harga

Cabai Tak Lagi Pedas di Kantong, Harga di Sampit Turun Jadi Rp60 Ribu per Kilogram

Cabai Tak Lagi Pedas di Kantong, Harga di Sampit Turun Jadi Rp60 Ribu per Kilogram

Setelah sempat melambung hingga menembus Rp100 ribu per kilogram, harga cabai di pasar tradisional Kota Sampit berangsur turun

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer