Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Musrenbang Seranau Didominasi Usulan Infrastruktur

Rado.
Penulis: Rado.❯
Anggota DPRD Kotim dari Daerah Pemilihan (Dapil) II,  Abdul Kadir (dua dari kanan) menghadiri Musrenbang di Seranau
Anggota DPRD Kotim dari Daerah Pemilihan (Dapil) II, Abdul Kadir (dua dari kanan) menghadiri Musrenbang di Seranau

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dari Daerah Pemilihan (Dapil) II,  Abdul Kadir menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 yang digelar Pemerintah Kabupaten Kotim di Kecamatan Seranau, Senin (26/1/2026) lalu.


Advertisement

Dalam forum tersebut, Abdul Kadir menegaskan bahwa aspirasi masyarakat yang dihimpun dari tingkat desa hingga kecamatan masih didominasi kebutuhan dasar, terutama pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan.

Salah satu usulan yang paling banyak disuarakan warga adalah pembangunan jalan poros penghubung Desa Cempaka Mulia hingga wilayah Mentaya Seberang, yang selama ini menjadi jalur utama aktivitas ekonomi masyarakat.

“Jalan poros ini sangat vital karena menjadi urat nadi pergerakan ekonomi antar desa dan antar kecamatan,” ujarnya.

Advertisement

Ia menjelaskan, secara kewenangan ruas jalan tersebut kini berada di bawah tanggung jawab Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Meski demikian, DPRD Kotim tetap mendorong agar pemerintah provinsi memberikan perhatian serius.

“Kita tetap mendorong ke provinsi. Dalam dua tahun terakhir sebenarnya sudah ada anggaran hampir Rp75 miliar, namun karena kebijakan efisiensi yang terealisasi sangat kecil dan yang terbangun hanya sekitar 400 meter,” ungkapnya.

Selain jalan poros, Abdul Kadir juga menekankan pentingnya pembangunan dan perbaikan jalan usaha tani di Kecamatan Seranau. Menurutnya, sektor pertanian masih menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat sehingga infrastruktur penunjangnya harus menjadi prioritas.

Advertisement

“Jalan usaha tani penting karena langsung menyentuh perekonomian masyarakat,” tegasnya. (ang/fm)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

BKSDA Cari Orangutan yang Muncul Dekat Permukiman di Seranau, Temukan Satu Sarang

BKSDA Cari Orangutan yang Muncul Dekat Permukiman di Seranau, Temukan Satu Sarang

Petugas BKSDA Resort Sampit mengunjungi warga dan menanyakan terkait kemunculan orangutan di Desa Ganepo, Kecamatan Seranau, Senin (2/11/26)

Rencana Menhut ke Kotim Disoroti  Pemkab Ingin Usulkan Jembatan ke Seranau

Rencana Menhut ke Kotim Disoroti Pemkab Ingin Usulkan Jembatan ke Seranau

Rencana kunjungan kerja Menteri Kehutanan (Menhut) RI, Raja Juli Antoni, ke Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Selasa, menuai sorotan

Seranau dan Pulau Hanaut Dominasi Hotspot, Bagaimana Kondisi di Lapangan?

Seranau dan Pulau Hanaut Dominasi Hotspot, Bagaimana Kondisi di Lapangan?

Data rekapitulasi BMKG Stasiun Meteorologi H. Asan Sampit bersama BPBD Kotim itu mencatat total 731 titik panas di wilayah Kotim. Sebaran t

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer