Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

MBG di Kotawaringin Timur sudah Menjangkau 39 Sekolah

Yuni Pratiwi Iskandar
PROGRAM PEMERINTAH: Pelajar mendapatkan asupan makanan bergizi pada program MBG. FOTO: YUNI/RADAR SAMPIT
PROGRAM PEMERINTAH: Pelajar mendapatkan asupan makanan bergizi pada program MBG. FOTO: YUNI/RADAR SAMPIT

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diluncurkan pemerintah pusat dirasakan manfaatnya di dunia pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).


Advertisement

Hingga saat ini, program tersebut telah menjangkau 39 satuan pendidikan, mulai dari jenjang TK, SD/MI, SMP/MTs hingga SMA/SMK, sesuai data Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bersumber dari Koordinator Wilayah SPPI.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kotim Yolanda Lonita Fenisia menyampaikan bahwa MBG menjadi salah satu program strategis yang sejalan dengan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya peserta didik.

Menurut Yolanda, pemenuhan gizi yang baik memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan, daya tahan tubuh, serta konsntrasi belajar siswa di sekolah. Dengan asupan makanan bergizi yang terprogram, anak-anak diharapkan dapat mengikuti proses pembelajaran dengan lebih optimal.

Advertisement

“Program MBG ini sangat membantu, terutama bagi siswa. Selain memastikan mereka mqndapatkan asupan makanan bergizi, program ini juga meringankan beban pengeluaran harian keluarga,” ujar Yolanda. 

Ahli Gizi RSUD dr Murjani Sampit Tri Aprianto menjelaskan, menu MBG disusun dengan memperhatikan prinsip gizi seimbang yang mencakup kebutuhan karbohidrat, protein, lemak, serta energi sesuai usia dan jenjang pendidikan. Hal ini dinilai penting untuk menunjang tumbuh kembang anak secara berkelanjutan.

Dia juga menegaskan bahwa meskipun siswa mendapatkan makan bergizi di sekolah, kebiasaan sarapan dari rumah tetap perlu ditanamkan. Dengan kombinasi tersebut, kebutuhan gizi harian anak dapat ter penuhi secara lebih menyeluruh.

Advertisement

“MBG bukan hanya soal makan gratis, tetapi juga bagian dari edukasi pola hidup sehat. Anak-anak perlu dibiasakan memahami pentingnya makanan bergizi sejak dini,” tambahnya.

Dinas Pendidikan Kotim berharap pelaksanaan MBG dapat terus berjalan secara konsisten dan diperluas cakupannya, sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh lebih banyak satuan pendidikan dan peserta didik di daerah tersebut. (yn/fm) 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Bulog Kotawaringin Timur Optimistis Serapan Gabah Capai Target

Bulog Kotawaringin Timur Optimistis Serapan Gabah Capai Target

Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Kotawaringin Timur (Kotim) optimistis mampu mencapai target penyerapan gabah petani pada 2026.

Paskibraka Kotawaringin Timur Study Tour ke Yogyakarta

Paskibraka Kotawaringin Timur Study Tour ke Yogyakarta

Pj Sekda Kotim Umar Kaderi melepas peserta Study Tour Kebangsaan Paskibraka Tahun 2026 di Aula Anggrek Tewu Kantor Bupati Kotim, Jumat (19/6

Penyaluran Minyakita di Kotim Bakal Dievaluasi. TPID Temukan Harga Tak Sesuai HET di Masyarakat

Penyaluran Minyakita di Kotim Bakal Dievaluasi. TPID Temukan Harga Tak Sesuai HET di Masyarakat

Persoalan harga Minyakita yang masih di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) di di Kabupaten Kotawaringin Timur , bakal menjadi evaluasi

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer