Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Selama Libur Natal, Kontribusi PAD Bugam Raya Sangat Rendah

Koko Sulistyo
Penulis: Koko Sulistyo❯

Pantai Kubu, Desa Kubu, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, masih terlihat sepi saat libur Natal 2025.
Pantai Kubu, Desa Kubu, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, masih terlihat sepi saat libur Natal 2025.
  


Advertisement

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Sektor pariwisata pesisir terpadu Pantai Kubu, Bogam, dan Keraya (Bugam Raya) di Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), mencatat kontribusi pendapatan asli daerah (PAD) yang rendah selama libur Natal 2025.

Selama empat hari libur Natal, terhitung 25 hingga 28 Desember 2025, kawasan pesisir Bugam Raya hanya dikunjungi sekitar 11.400 wisatawan. Dari jumlah tersebut, PAD yang diperoleh melalui retribusi kendaraan dan pengunjung tercatat sebesar Rp11 juta.

Rendahnya jumlah kunjungan wisatawan tersebut disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satunya, banyak warga Kotawaringin Barat yang bepergian ke Kalimantan Selatan untuk mengikuti kegiatan haul Abah Guru Sekumpul. Selain itu, kondisi cuaca ekstrem dan angin kencang di wilayah pesisir turut memengaruhi minat masyarakat untuk berwisata.

Advertisement

Kepala Bidang Pengembangan Pariwisata Dinas Pariwisata Kobar, Lalu Gde Surya Atmaja, mengatakan bahwa libur Natal tahun ini tergolong sangat sepi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. 

“Untuk libur Natal 2025 memang sangat sepi. Banyak warga yang berangkat ke Banjarmasin, ditambah lagi kondisi cuaca ekstrem di pesisir Kumai,” ujarnya, Senin (29/12).

Ia menambahkan, pada tahun-tahun sebelumnya kunjungan wisata meski tidak terlalu ramai, namun tetap lebih baik dibandingkan tahun ini. Bahkan, beberapa pantai pada libur Natal kali ini hanya dikunjungi segelintir wisatawan.

Advertisement

Dengan kondisi tersebut, pihaknya belum berani memprediksi jumlah kunjungan wisata pada libur Tahun Baru 2026. Meski demikian, Dinas Pariwisata Kobar tetap berupaya meningkatkan kunjungan melalui promosi destinasi wisata di daerah tersebut.

“Dari sisi promosi sebenarnya sudah cukup. Tinggal bagaimana respons masyarakat nantinya. Namun kami tetap optimistis, kunjungan wisata saat Tahun Baru, khususnya ke wisata alam dan pantai, akan lebih banyak dibandingkan libur Natal,” pungkasnya.  (tyo/yit)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Asap Karhutla Lumpuhkan Wisata Desa Riam Tinggi Kabupaten Lamandau, Lima Trip Wisatawan Dibatalkan

Asap Karhutla Lumpuhkan Wisata Desa Riam Tinggi Kabupaten Lamandau, Lima Trip Wisatawan Dibatalkan

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Lamandau mulai berdampak pada sektor pariwisata, seperti di Riam Tinggi

Wisatawan Nusantara Tembus 523 Juta Perjalanan, Tiga Provinsi di Jawa Jadi Primadona

Wisatawan Nusantara Tembus 523 Juta Perjalanan, Tiga Provinsi di Jawa Jadi Primadona

Kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) di Indonesia menunjukkan tren pertumbuhan yang sangat positif. 

Kotawaringin Barat akan Ikuti WACI 2026 untuk Promosikan Pariwisata

Kotawaringin Barat akan Ikuti WACI 2026 untuk Promosikan Pariwisata

Bupati Kotawaringin Barat Hj. Nurhidayah mengajak masyarakat untuk memberikan dukungan kepada kontingen yang akan tampil pada ajang WACI JFC

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer