Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Alumni Paskibraka Diarahkan Menjadi Duta Pancasila

Yuni Pratiwi Iskandar
DUTA PANCASILA: Kepala Kesbangpol  Rihel, bersama Sekban Kesbangpol Kotim Eddy Hidayat (tengah) saat bertindak sebagai saksi saat pengangkatan dan pengukuhan DPPI Kabupaten Kotim, Senin (8/12/2025) ta
DUTA PANCASILA: Kepala Kesbangpol Rihel, bersama Sekban Kesbangpol Kotim Eddy Hidayat (tengah) saat bertindak sebagai saksi saat pengangkatan dan pengukuhan DPPI Kabupaten Kotim, Senin (8/12/2025) ta

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Pola pembinaan Purna Paskibraka di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengalami perubahan.


Advertisement

Perubahan sistem di tingkat nasional membuat para alumni diarahkan menjadi Duta Pancasila yang memiliki tanggung jawab lebih luas pada penguatan karakter kebangsaan.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kotim Rihel menjelaskan bahwa perubahan tersebut terlihat jelas dalam prosesi pengangkatan dan pengukuhan Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) periode 2025–2029 yang digelar pada Senin (8/12/2025).

Dari tujuh nama yang diharapkan hadir, hanya tiga Purna Paskibraka yang dapat mengikuti agenda tersebut.

Advertisement

“Tiga orang ini hadir mewakili. Empat lainnya sudah izin karena ada yang kuliah di Jawa, mengikuti tes TNI, dan dua orang telah bekerja,” ujarnya.

Rihel menegaskan bahwa ketiga perwakilan tersebut akan mengikuti berbagai kegiatan pembinaan yang dikoordinasikan langsung oleh DPPPI di Jakarta. Pola pembinaannya pun kini sepenuhnya berubah mengikuti standar baru yang telah ditetapkan secara nasional.

“Dulu pembinaannya keras dan sangat disiplin. Sekarang pendekatannya berbeda. Mereka tidak boleh berkata kasar, tidak boleh lagi mengunakan pola-pola hukuman. Mindset pembinaannya berubah total,” katanya.

Advertisement

Perubahan pola pembinaan membuat para Purna Paskibraka memiliki peran lebih strategis. Mereka diharapkan kembali menjadi pionir di sekolah masing-masing guna membantu regenerasi pasukan pengibar bendera.

“Minimal mereka kembali ke sekolah utnuk membina adik-adiknya. Karena mereka sudah tidak bisa ikut lagi, maka perannya digeser sebagai pembina di sekolah,” jelas Rihel.

Masa pembinaan bagi angkatan yang baru dikukuhkan ini berlangsung hingga Mei 2026. Setelah itu, tongkat estafet akan berpindah ke angkatan Purna Paskibraka berikutnya yang bertugas pada peringatan 17 Agustus tahun mendatang.

Kesbangpol Kotim juga menyiapkan agenda penguatan wawasan kebangsaan, salah satunya melalui studi kunjungan ke daerah lain. Program ini telah lebih dulu dilakukan oleh daerah tetangga seperti Seruyan dan Katingan.

“Mereka sudah melakukan study tour ke Jakarta dan Bandung. Kotim mungkin menyusul pada 2026 karena tahun ini anggaran belum memungkinkan,” ujarnya.

Rihel menekankan bahwa keterlibatan Purna Paskibraka sebagai Duta Pancasila bukan merupakan penunjukan dari daerah, melainkan didadsarkan pada keinginan pribadi para alumni. Proses seleksi dilakukan langsung oleh tim pusat, dengan standar yang jauh lebih ketat.

“Mereka mendaftar sendiri ke pusat. Seleksinya melihat kemampuan, akademik, bahasa Inggris, dan pemahaman Pancasila. Tidak semua bisa lolos,” tegasnya.

Kesbangpol daerah hanya berperan memberi rekomendasi, sementara hasil akhir sepenuhnya ditentukan oleh tim pusat di Jakarta.

“Keikutsertaan mereka bukan penugasan. Ini murni karena komitmen dan kehendak mereka sendiri,” pungkasnya. (yn/fm) 

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Lima Wakil Kotim Siap Tampil di Upacara HUT RI Tingkat Provinsi

Lima Wakil Kotim Siap Tampil di Upacara HUT RI Tingkat Provinsi

Bupati Kotim Halikinnor melepas lima anggota Paskibraka perwakilan Kotim yang akan bertugas pada upacara tingkat Provinsi

Kesbangpol Kotim Siapkan Pengganti Jika Capaska Mendadak Mundur

Kesbangpol Kotim Siapkan Pengganti Jika Capaska Mendadak Mundur

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyiapkan mekanisme pergantian Capaska

Sosialisasi Srikandi Digelar di Kantor Kesbangpol Katingan

Sosialisasi Srikandi Digelar di Kantor Kesbangpol Katingan

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat transformasi digital tata kelola pemerintahan di lingkungan Pemkab Katingan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer