Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ratusan Mahasiswa Universitas Palangka Raya Jalani Koas di RSUD dr Murjani Sampit

H
Penulis: Heny Pusnita❯
Mahasiswa UPR yang sedang menjalani masa koas di RSUD dr Murjani Sampit.
Mahasiswa UPR yang sedang menjalani masa koas di RSUD dr Murjani Sampit.

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – RSUD dr Murjani Sampit tidak hanya memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat, tetapi juga berperan sebagai rumah sakit pendidikan satelit bagi mahasiswa kedokteran. Rumah sakit ini menjadi tempat pelaksanaan program Co-assistant (Koas) bagi mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Palangka Raya (UPR).


Advertisement

Kerja sama antara RSUD dr Murjani Sampit dan Fakultas Kedokteran UPR ditandai dengan penandatanganan perjanjian di Aula Penunjang Lantai II rumah sakit tersebut pada 26 Juli 2024. Sebagai persiapan, sebanyak 15 dokter spesialis yang menjadi pembimbing klinik telah mengikuti pelatihan asesmen klinik pada 26–27 Juli 2024.

Selama lebih dari setahun, mahasiswa FK UPR datang bergiliran untuk mengikuti koas sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Plt Direktur RSUD dr Murjani Sampit, dr Yulia Nofiany, melalui Ketua Komite Koordinasi Pendidikan (Komkordik), dr Franky Sumarlie, mengatakan para mahasiswa mendapatkan pembelajaran langsung di berbagai program studi, di antaranya Ilmu Kesehatan Anak, THT, Psikiatri, dan Mata.

Setiap program studi memiliki durasi koas berbeda, yaitu lima minggu untuk stase anak, empat minggu untuk mata, serta dua minggu untuk THT dan psikiatri. 

Advertisement

Hingga kini lebih dari 225 mahasiswa telah mengikuti koas secara terjadwal. Rinciannya, stase anak (September 2024–November 2025) diikuti 100 mahasiswa, stase mata (Agustus–November 2025) sebanyak 50 mahasiswa, dan stase THT (Juli–November 2025) 50 mahasiswa.

“Penerimaan mahasiswa co-ass berlangsung terus selama kerja sama dengan UPR berjalan. Saat ini sudah ada empat program studi, dan ke depan akan bertambah secara bertahap seperti kebidanan dan kandungan, radiologi, bedah, serta anestesi,” ujar dr Franky.

Ia menambahkan, seluruh mahasiswa dibimbing oleh sekitar 40 dokter spesialis yang berperan aktif memberikan materi, tugas, dan pendampingan klinis. Para mahasiswa juga diwajibkan melaksanakan promosi kesehatan berupa penyuluhan di poliklinik serta membuat laporan kasus.

Advertisement

Salah satu pembimbing klinis, dr Moch Choirul Waro Spesialis Jiwa, menjelaskan bahwa mahasiswa pada stase psikiatri mendapat tugas melakukan pemeriksaan klinis, anamnesis, hingga penegakan diagnosis. Program studi psikiatri mulai berjalan sejak Juli 2025.

“Setiap hari mereka bertugas di Klinik Psikiatri dan Ruang Rawat Inap Teratai,” ujar dr Waro yang juga Koordinator Stase Psikiatri RSUD dr Murjani Sampit.

Mahasiswa menjalani koas psikiatri selama lima minggu di beberapa fasilitas kesehatan. Pembagiannya yaitu satu minggu di RSUD dr Murjani Sampit, satu minggu di RSJ Kalawa Atei, dan satu minggu di RSUD Doris Sylvanus sekaligus mengikuti ujian referat, di mana mereka mempresentasikan karya tulis ilmiah di hadapan penguji.

“Mahasiswa yang koas di RSUD dr Murjani Sampit terdiri dari dua rombongan, masing-masing berjumlah 15–20 orang. Setiap hari mereka tidak hanya melayani pasien, tetapi juga melaporkan dan mendiskusikan kasus yang ditangani,” pungkasnya. (hgn/yit)

 

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Ragam Kritik dari Rekan Selebriti kepada Raffi Ahmad, Pasca Hadir di Deklarasi Sumpah Pemuda

Ragam Kritik dari Rekan Selebriti kepada Raffi Ahmad, Pasca Hadir di Deklarasi Sumpah Pemuda

agam Kritik dari Rekan Selebriti kepada Raffi Ahmad, Pasca Hadir di Deklarasi Sumpah Pemuda, kendati dia sudah meminta maaf dan klarifikasi

Gubernur Kalteng sambil Duduk Bersila dengarkan Para Pendemo Sampaikan Tuntutan Penanganan Karhutla

Gubernur Kalteng sambil Duduk Bersila dengarkan Para Pendemo Sampaikan Tuntutan Penanganan Karhutla

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran sambil Duduk Bersila, mendengarkan Pendemo di Palangka Raya Sampaikan 9 Tuntutan Penanganan Karhutla

Rektor Baru UPR Terapkan Program 100 Hari Kerja

Rektor Baru UPR Terapkan Program 100 Hari Kerja

Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) yang baru terpilih, Prof Bhayu Rhama, S.T., M.B.A., Ph.D., langsung tancap gas program 100 haru kerja

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer