Irawati Dorong Perangkat Daerah Percepat Penyerapan Anggaran


SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Irawati meminta seluruh perangkat daerah mempercepat realisasi program dan anggaran pembangunan agar target kinerja tahun 2025 dapat tercapai secara optimal.
Hal itu disampaikannya saat membuka Rapat Koordinasi Pengendalian dan Evaluasi (Rakordalev) Kegiatan Pembangunan Daerah Triwulan III Tahun 2025, Senin (10/11/2025).
Irawati menegaskan, Rakordalev merupakan instrumen penting untuk memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan selaras, efektif, dan tepat sasaran.
Forum ini juga menjadi sarana bersama untuk mengevaluasi capaian serta mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi hingga triwulan ketiga tahun ini.
“Melalui kegiatan ini, kita dapat melihat sejauh mana program pembangunan sudah berjalan dan apa saja hambatan yang perlu segera diatasi,” ujar Irawati.
Ia menyampaikan, arah pembangunan Kabupaten Kotim telah ditetapkan melalui sejumlah dokumen penting, yaitu Perda Nomor 3 Tahun 2024 tentang RPJPD 2025–2045, Perda Nomor 3 Tahun 2025 tentang RPJMD 2025–2029, serta Perbup Nomor 25 Tahun 2025 tentang RKPD Tahun 2026.
Dokumen tersebut menjadi pedoman dalam mewujudkan visi pembangunan daerah, yakni Kotawaringin Timur yang Sejahtera, Bermartabat, Maju, dan Berkelanjutan.
Dari sisi ekonomi, kata Irawati, kondisi daerah menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi Kotim terus meningkat dalam duaa tahun terakhir, yakni tumbuh 1,81 persen pada tahun 2023 dan 4,10 persen di tahun 2024.
“Untuk data triwulan ketiga tahun ini, kita akan mendengarkan pemaparan dari BPS terkait perkembangan ekonomi, inflasi, dan tingkat kemiskinan,” tambahnya.
Namun, ia menyoroti masih rendahnya realisasi belanja daerah. Berdasarkan data, pagu belanja pada APBD Perubahan Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp2,38 triliun, namun hingga Oktober realisasinya baru mencapai Rp1,33 triliun atau sekitar 56,06 persen.
Padahal idealnya, hingga akhir triwulan III, penyerapan anggaran sudah mendekati 85 persen dengan realisasi fisik di atas 85 persen.
“Kondisi ini menunjukkan masih adanya kendala, baik pada aspek perencanaan, pengadaan barang dan jasa, maupun administrasi keuangan. Saya minta semua perangkat daerah segera mempercepat pelaksanaan program secara terukur dan tepat sasaran, tanpa mengabaikan kualitas hasil kegiatan,” tegasnya.
Dalam forum tersebut, Irawati juga meminta setiap perangkat daerah melakukan evaluasi objektif terhadap capaian kinerja hingga triwulan III, termasuk realisas anggaran dan indikator program.
Ia menekankan pentingnya langkah perbaikan bagi kegiatan yang belum mencapai target, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta melaksanakan evaluasi triwulanan terhadap rencana kerja masing-masing.
“Rakordalev ini harus memjadi ruang refleksi dan perbaikan bersama. Mari kita jaga komitmen untuk mewujudkan visi pembangunan daerah, meningkatkan akuntabilitas pelaksanaan program, dan memastikan pembangunan benar-benar berpihak kepada masyarakat dan lingkungan,” pungkasnya. (yn/fm)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




