Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Warga Gunakan Plat KH-F untuk Dongkrak Pendapatan Kotim

Yuni Pratiwi Iskandar
Ramadansyah Kepala Bapenda Kotim
Ramadansyah Kepala Bapenda Kotim

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com — Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Pemkab Kotim) melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus berupaya memperkuat sumber pendapatan asli daerah (PAD), terutama dari sektor pajak kendaraan bermotor.


Advertisement

Salah satu langkah yang kini digencarkan adalah kampanye penggunaan plat nomor polisi KH-F, sebagai identitas kendaraan yang terdaftar di Kotim.

Kepala Bapenda Kotim Ramadansyah, mengatakan langkah ini menjadi bagian dari stratregi optimalisasi penerimaan daerah sekaligus upaya menumbuhkan rasa memiliki masyarakat terhadap daerahnya.

“Kami mengajak seluruh warga Kotim untuk menggunakan plat KH-F. Karena pajak kendaraan dengan plat lokal akan masuk langsung ke kas daerah, dan manfaatnya kembali untuk pembangunan Kotim,” ujarnya.

Advertisement

Kegiatan sosialisasi yang mengusung tema “Ayo Pahari Gunakan Plat KH-F untuk Membangun Bumi Habaring Hurung” dilakukan secara kolaboratif bersama Bapenda Provinsi Kalimantan Tengah, Samsat Sampit, Satlantas Polres Kotim, Jasa Raharja, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP Kotim.

Petugas gabungan turun langsung ke lapangan memberikan edukasi kepada pengendara tentang pentingnya menggunakan plat lokal.

Menurut Ramadansyah, masih banyak kendaraan, terutana truk dan mobil pribadi milik pelaku usahja, yang menggunakan plat nomor dari luar daerah, seperti dari Pulau Jawa. Padahal, kendaraan tersebut beroperasi penuh di wilayah Kotim.

Advertisement

“Kalau kendaraan dipakai untuk kegiatan usaha di sini, seharusnya terdaftar di Kotim. Kami mengimbau agar pemilik segera memindahkan administrasi kendaraan mereka. Ini bukan skadar kewajiban, tetapi bentuk konntribusi nyata untuk daerah,” tegasnya.

Berdasarkan data Bapenda Kotim, target opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahun 2025 mencapai Rp80,4 miliar, dengan realisasi hingga saat ini sebesar Rp38,57 miliar atau 47,97 persen. Sedangkan target opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sebesar Rp71,4 miliar, dengan realisasi Rp34,43 miliar atau 48,21 persen.

Ramadansyah yakin, angka tersebut akan meningkat seiring gencarnya sosialisasi dan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk menggunakan plat KH-F. 

“Kami terus berupaya agar target ini tercapai. Kalau kesadaran masyarakat meningkat, PAD dari sektor kendaraan bermotor juga akan tumbuh signifikan,” tandasnya. (yn/fm)

Advertisement
Editor : Farid Mahliyannor
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor Dibebaskan, Warga Seruyan Bisa Bayar hingga Desember 2026

Tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor Dibebaskan, Warga Seruyan Bisa Bayar hingga Desember 2026

Masyarakat Kabupaten Seruyan mendapat kesempatan meringankan tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB)

Samsat Diminta Jangan Pasif, Wajib Pajak di Kalteng Harus Diburu

Samsat Diminta Jangan Pasif, Wajib Pajak di Kalteng Harus Diburu

Ampera A.Y Mebas, menuntut kantor Samsat di seluruh daerah lebih kreatif dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor

Puluhan Mobil Dinas di Kobar Tunggak Pajak

Puluhan Mobil Dinas di Kobar Tunggak Pajak

Puluhan kendaraan dinas di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) tercatat menunggak Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer