KUALA KURUN, radarsampit.jawapos.com - Ribuan bibit tanaman hortikultura telah disalurkan kepada berbagai pihak di Kabupaten Gunung Mas (Gumas) untuk mendorong masyarakat memanfaatkan lahan tidur yang masih luas di wilayah tersebut.
Program ini diharapkan dapat memacu masyarakat untuk mulai bercocok tanam dan meningkatkan ketahanan pangan lokal.
Anggota DPRD Kabupaten Gumas, Tuah, mengungkapkan harapannya agar bantuan bibit yang telah diberikan dapat mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang belum terkelola dengan baik.
"Dengan adanya bantuan bibit ini, saya berharap masyarakat semakin termotivasi untuk bercocok tanam, memanfaatkan lahan tidur, serta mengembangkan potensi pertanian lokal," ujar Tuah, Minggu (22/2).
Menurut Tuah, pemanfaatan lahan tidur tidak hanya sebatas kegiatan pertanian, tetapi juga merupakan langkah strategis untuk meningkatkan ketahanan pangan daerah.
"Lahan tidur yang tidak dimanfaatkan dapat menjadi potensi besar apabila dikelola dengan baik. Dengan bercocok tanam, kita dapat meningkatkan produksi pangan lokal, mengurangi pengeluaran, dan mengurangi ketergantungan pada pangan dari daerah lain," jelasnya.
Selain itu, bercocok tanam juga dapat memberi manfaat lain, seperti meningkatkan kualitas tanah, mengurangi erosi, dan menjaga keseimbangan ekosistem.
"Kegiatan ini bukan hanya memenuhi kebutuhan pangan saat ini, tetapi juga menjaga keberlanjutan lingkungan untuk generasi mendatang," tambahnya.
Tuah mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan tidur tersebut demi menciptakan ketahanan pangan yang lebih baik dan masa depan yang lebih sejahtera.
"Dengan kerjasama dan semangat gotong royong, saya yakin Gumas dapat menjadi kabupaten yang mandiri dan sejahtera dalam bidang pangan," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Gunung Mas, Efrensia LP Umbing, mengatakan bahwa pada tahun 2025, Pemkab telah menyalurkan 2.000 bibit tanaman hortikultura kepada perangkat daerah, lembaga keagamaan, dan kelompok masyarakat.
"Rinciannya, 800 bibit cabai, 600 bibit tomat, dan 600 bibit terong. Bibit-bibit tersebut telah disiapkan dalam polybag besar, sehingga memudahkan penerima bantuan untuk langsung menanam di lahan tidur," ungkap Umbing.
Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pertanian untuk ketahanan pangan dan kesejahteraan bersama.(arm/yit)
Editor : Heru Prayitno