KUALA KURUN, radarsampit.jawapos.com – Dinas Pertanian Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menyediakan teknologi modern berupa drone pertanian guna memudahkan petani dalam proses bercocok tanam.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gumas, Aryantoni, mengatakan drone pertanian yang disiapkan adalah DJI Agras T40 yang dapat digunakan untuk penyemprotan, pemetaan lahan, serta penyebaran pupuk.
“Dengan teknologi drone, pengolahan lahan pertanian menjadi lebih efektif dan efisien, baik dari sisi tenaga maupun waktu,” ujarnya, Senin (9/2).
Menurutnya, jika penyemprotan, pemetaan, dan penyebaran pupuk dilakukan secara manual, maka membutuhkan waktu yang cukup lama. Sebaliknya, penggunaan drone memungkinkan pekerjaan tersebut diselesaikan hanya dalam hitungan menit untuk lahan seluas satu hingga dua hektare.
Ia berharap keberadaan drone pertanian ini dapat mendorong minat masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terjun ke sektor pertanian.
Sementara itu, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Gumas, Nopritio Eka, mengatakan sejumlah pegawai di dinas tersebut telah mampu mengoperasikan drone pertanian.
“Petani yang ingin memanfaatkan drone pertanian dapat berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Kabupaten Gumas,” ujarnya.
Nantinya, petani yang menggunakan fasilitas tersebut akan dikenakan biaya sewa. Saat ini, besaran tarif sewa masih dalam tahap penyusunan.
“Drone pertanian ini menggunakan tenaga listrik, sehingga tetap memerlukan biaya operasional. Selain itu, juga berpotensi menjadi sumber pendapatan asli daerah (PAD),” pungkasnya. (arm/yit)
Editor : Heru Prayitno