Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Petani Perlu Perlindungan dari Tekanan Harga Tengkulak

Ria Mekar Anggreany
Salah satu kebun buah petani lokal di pinggiran Kota Sampit, yang bisa menggunakan pupuk kimia dan pupuk kandang.
Salah satu kebun buah petani lokal di pinggiran Kota Sampit, yang bisa menggunakan pupuk kimia dan pupuk kandang.

Advertisement

 

NANGA BULIK, radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Lamandau bersama Polres Lamandau menggelar rapat koordinasi (rakor) untuk memperkuat ketahanan pangan, melindungi petani dari praktik tengkulak, serta membahas pemanfaatan lahan dengan menggandeng pihak perusahaan perkebunan (PBS). Kegiatan berlangsung di Joglo Polres Lamandau, Nanga Bulik, pada awal pekan.

Rakor tersebut dihadiri Wakil Bupati Lamandau Abdul Hamid, Kapolres Lamandau AKBP Joko Handono, jajaran Polres Lamandau, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Ketua Gapoktanhut, perwakilan perusahaan perkebunan, perbankan, Dinas Pertanian, serta Bhabinkamtibmas.

Advertisement

Kapolres Lamandau AKBP Joko Handono mengatakan, kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat sektor pertanian sekaligus melindungi petani dari praktik tengkulak yang dinilai merugikan.

“Kegiatan ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah bersama aparat keamanan dalam memperkuat sektor pertanian sekaligus melindungi para petani dari praktik tengkulak yang selama ini dinilai merugikan,” ujarnya.

Ia juga menekankan perlunya sistem distribusi hasil pertanian yang lebih adil agar petani memperoleh harga yang layak tanpa tekanan pihak perantara yang tidak bertanggung jawab.

Advertisement

Dalam rakor tersebut, Polres Lamandau mendorong optimalisasi lahan tidur untuk peningkatan produksi jagung sebagai komoditas utama pendukung pakan ternak. Penguatan koordinasi lintas sektor juga dinilai penting agar program berjalan efektif dan berkelanjutan.

Sementara itu, Wakil Bupati Lamandau Abdul Hamid menegaskan bahwa ketahanan pangan tidak hanya bergantung pada peningkatan produksi, tetapi juga pada pengelolaan hasil hingga pemasaran. Menurutnya, hilirisasi menjadi kunci agar komoditas jagung Lamandau memiliki nilai tambah dan daya saing.

“Perlu perhatian serius pada hilirisasi, mulai dari proses produksi hingga distribusi penjualan, sehingga hasil pertanian kita memiliki nilai tambah dan daya saing,” katanya.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan Polres Lamandau dalam mendukung sektor pertanian. Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen memperluas lahan pertanian produktif dengan menggandeng dunia usaha, khususnya perusahaan perkebunan, untuk pengembangan lahan dan pembinaan petani.

Advertisement
Editor : Heru Prayitno
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kemasan Produk Jadi Kunci Daya Saing UMKM

Kemasan Produk Jadi Kunci Daya Saing UMKM

Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Lamandau didorong terus berinovasi dalam mengembangkan kemasan produk

Disdukcapil Jemput Bola, Percepat Aktivasi IKD

Disdukcapil Jemput Bola, Percepat Aktivasi IKD

Disdukcapil) Kabupaten Lamandau mengintensifkan layanan jemput bola untuk mempermudah masyarakat mengurus administrasi kependudukan.

Polres Lamandau Himpun Informasi Lowongan Kerja

Polres Lamandau Himpun Informasi Lowongan Kerja

Polres Lamandau berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Lamandau untuk menghimpun lowongan kerja

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer