Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Aparat Siap-Siap Razia Illegal Logging

Ria Mekar Anggreany
: Polres Lamandau menggelar Latihan Pra Operasi (Latpraops) Mandiri Wanalaga Telabang 2025 di Aula Polres Lamandau, Selasa (4/11).
: Polres Lamandau menggelar Latihan Pra Operasi (Latpraops) Mandiri Wanalaga Telabang 2025 di Aula Polres Lamandau, Selasa (4/11).

NANGA BULIK, radarsampit.jawapos.com – Dalam upaya memperkuat penegakan hukum terhadap kejahatan lingkungan, Polres Lamandau menggelar Latihan Pra Operasi (Latpraops) Mandiri Wanalaga Telabang 2025 di Aula Polres Lamandau, Selasa (4/11).


Advertisement

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Lamandau AKBP Joko Handono dan diikuti oleh para pejabat utama, perwira, serta personel gabungan dari berbagai satuan fungsi Polres Lamandau. Latihan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan, kesiapsiagaan, dan sinergi personel dalam menindak pelaku perusakan hutan dan sumber daya alam.

Dalam arahannya, AKBP Joko Handono menegaskan bahwa Latpraops ini merupakan bentuk komitmen Polres Lamandau untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam melindungi hutan dan sumber daya alam, khususnya di wilayah Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah.

“Operasi Wanalaga Telabang bukan sekadar penegakan hukum, tetapi juga langkah pencegahan agar praktik yang merusak kelestarian hutan dapat ditekan. Kita harus bertindak tegas, namun tetap humanis dalam menangani kasus illegal logging,” ujar Kapolres. 

Advertisement

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor antara kepolisian, pemerintah daerah, Dinas Kehutanan, dan aparat desa agar pengawasan hutan berjalan lebih efektif.

“Koordinasi yang baik akan mempersempit ruang gerak para pelaku illegal logging,” tegasnya.

Latihan tidak hanya berupa pembekalan teori, tetapi juga simulasi taktis di lapangan, mulai dari patroli hutan, pengamanan barang bukti, hingga prosedur penanganan tersangka pelaku kejahatan kehutanan.

Advertisement

“Melalui latihan ini, seluruh personel diharapkan memahami SOP penanganan kasus illegal logging, sehingga tindakan di lapangan dapat dilakukan cepat, tepat, dan sesuai hukum,” tambah Joko.

Dengan Latpraops ini, Polres Lamandau berharap dapat meningkatkan efektivitas penegakan hukum serta memperkuat upaya menjaga kelestarian hutan di wilayah hukumnya.

“Kami juga mengimbau masyarakat agar aktif melaporkan bila menemukan aktivitas illegal logging di sekitarnya. Partisipasi masyarakat sangat penting dalam menjaga hutan kita bersama,” pungkas Kapolres. (mex/yit)

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Upah Jadi Kurir Narkoba masih Menggiurkan. Sabu 3,8 Kg dan 400 Butir Ekstasi Dicegat di Lamandau

Upah Jadi Kurir Narkoba masih Menggiurkan. Sabu 3,8 Kg dan 400 Butir Ekstasi Dicegat di Lamandau

Upah Jadi Kurir Narkoba masih Menggiurkan. Sabu 3,8 Kg dan 400 Butir Ekstasi Dicegat di Lamandau, dari arah kalimantan barat menuju Sampit

Polres Lamandau Larang Personel Gunakan Vape Pod, Ini Alasan dan Ancaman Sanksinya

Polres Lamandau Larang Personel Gunakan Vape Pod, Ini Alasan dan Ancaman Sanksinya

Kebijakan itu merupakan tindak lanjut Surat Edaran Kapolri tentang Larangan Penggunaan Rokok Elektrik (Vape) di Lingkungan Polri.

Ratusan Personel Polres Lamandau Jalani Tes Urine

Ratusan Personel Polres Lamandau Jalani Tes Urine

tes urine terhadap 201 personel Polres Lamandau, Rabu (28/10). Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memperketat pengawasan internal

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer