Pengaspalan Jalan Lingkar Utara-Kandan Dipertimbangkan pada 2027

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mempertimbangkan pengaspalan Jalan Lingkar Utara menuju Kandan, Kecamatan Kota Besi, pada 2027. Rencana tersebut menyasar ruas jalan sepanjang sekitar 2,3 kilometer yang masih berupa agregat. Namun, pelaksanaannya bergantung pada ketersediaan anggaran daerah.
Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (SDABMBKPRKP) Kotim, Mentana Dhinar Tistama, mengatakan ruas yang belum beraspal akan dipelihara terlebih dahulu sembari menunggu kepastian anggaran untuk peningkatan jalan.
“Untuk Jalan Lingkar Utara menuju Kandan, ada sekitar 2,3 kilometer yang masih berupa agregat. Sesuai arahan Pak Bupati, ruas tersebut akan dipelihara terlebih dahulu,” kata Mentana, Kamis (29/10).
Ia menjelaskan, pengaspalan lanjutan pada 2027 belum dapat dipastikan karena pemerintah daerah masih mengevaluasi kemampuan anggaran. Rencana tersebut akan dibahas lebih lanjut setelah kondisi keuangan daerah diketahui.
“Ke depan, akan kita bahas apakah tersedia anggaran untuk pelaksanaan pada 2027. Kalau anggarannya tersedia, akan kita aspal. Namun, saat ini masih dalam proses,” ujarnya.
Sebagai informasi, Jalan Lingkar Utara menuju Kandan memiliki panjang sekitar 9,2 kilometer dan direncanakan tersambung hingga ke bawah Jembatan Bejarum. Dari total panjang tersebut, sekitar 2,3 kilometer masih berupa jalan agregat.
Peningkatan jalan ini menjadi perhatian karena jalur tersebut merupakan salah satu alternatif bagi pengguna jalan setelah akses Jalan Tjilik Riwut menuju Bandara H. Asan Sampit ditutup permanen. Penutupan dilakukan untuk mendukung pengembangan bandara, khususnya pembangunan pagar Runway End Safety Area (RESA) di kawasan landasan pacu.
Pemkab Kotim terus mengupayakan peningkatan kualitas jalur alternatif agar dapat menunjang kelancaran lalu lintas dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang melintas.
Untuk 2026, SDABMBKPRKP Kotim memprioritaskan pengaspalan Jalan Jaksa Agung R. Soeprapto. Pemeliharaan di ruas tersebut telah dilakukan menggunakan material agregat sepanjang sekitar 800–900 meter.
Pekerjaan pengaspalan Jalan Jaksa Agung R. Soeprapto ditargetkan mulai dilaksanakan pada November atau paling lambat akhir 2026, dengan menyesuaikan proses penganggaran dan pengadaan.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




