Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Damkar Evakuasi Ular di Kamar Mandi dan Plafon

Koko Sulistyo
Penulis: Koko Sulistyo❯
Tim Animal Rescue Damkar Kobar berhasil mengevakuasi ular jenis King Kobra dari rumah warga di Batu Belaman, Kecamatan Kumai, belum lama ini. (Damkar Kobar/Radar Sampit)
Tim Animal Rescue Damkar Kobar berhasil mengevakuasi ular jenis King Kobra dari rumah warga di Batu Belaman, Kecamatan Kumai, belum lama ini. (Damkar Kobar/Radar Sampit)

Advertisement

 

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Animal Rescue Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mengevakuasi dua ular di lokasi berbeda pada hari yang sama. Ular jenis king kobra ditemukan di kamar mandi rumah warga di Kecamatan Kumai, sedangkan ular piton berada di plafon rumah warga di Kelurahan Madurejo.

Evakuasi king kobra bermula dari laporan warga bernama Said Andi Ahmad Muhajir melalui WhatsApp ke Markas Komando (Mako) Damkar Kobar. Ular berbisa tersebut ditemukan bersembunyi di kamar mandi rumahnya di Jalan Pelita RT 002, Kelurahan Batu Belaman, Kecamatan Kumai.

Advertisement

Menerima laporan itu, personel Regu III Bidang Pemadaman, Penyelamatan, Sarana dan Prasarana Damkar Kobar langsung menuju lokasi. Petugas kemudian mengevakuasi ular menggunakan peralatan khusus dengan mengutamakan prosedur keselamatan kerja.

Proses evakuasi berlangsung lancar dan selesai sekitar pukul 09.35 WIB, atau dalam waktu kurang lebih 15 menit.

Pada hari yang sama, tim Animal Rescue Damkar Kobar juga mengevakuasi ular piton dari plafon rumah warga di Jalan Samari, Kelurahan Madurejo. Proses evakuasi menghadapi kendala karena posisi ular berada di bagian plafon yang sulit dijangkau.

Advertisement

Kepala Bidang Pemadaman, Penyelamatan, Sarana dan Prasarana Damkar Kobar, Fahliansyah, mengatakan penanganan hewan berbahaya di lingkungan permukiman merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat.

“Keberadaan ular di dalam rumah, terlebih di area yang sering digunakan penghuni seperti kamar mandi, berpotensi membahayakan keselamatan warga. Kami mengimbau masyarakat agar tidak mencoba menangkap atau menangani ular sendiri, terutama apabila jenisnya belum diketahui,” ujarnya.

Fahliansyah juga meminta warga tetap tenang saat menemukan ular di lingkungan tempat tinggal. Warga diimbau menjaga jarak aman, tidak memancing atau mengusik ular, serta memindahkan anak-anak dan anggota keluarga lainnya ke tempat aman sambil menunggu petugas tiba.

Ia menegaskan, masyarakat sebaiknya segera melaporkan temuan ular kepada petugas agar proses penanganan dapat dilakukan secara aman. (tyo/yit)

Advertisement
Editor : Heru Prayitno
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Menjelang Akhir Kemarau,  Teror Ular kembali Marak di Palangka Raya

Menjelang Akhir Kemarau, Teror Ular kembali Marak di Palangka Raya

Kemunculan ular di kediaman warga kembali marak di Palangka Raya. Kali ini, ditemukan di kamar mandi rumah kos di Kelurahan Menteng, Selasa

Ular Sanca Darah Borneo Masuk Dapur Rumah Warga Sampit

Ular Sanca Darah Borneo Masuk Dapur Rumah Warga Sampit

Seekor ular sanca darah Borneo ditemukan di sudut dapur rumah warga di Jalan Barito Jalur 8, Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentaw

Ular Piton di Atap Dapur Picu Kepanikan Penghuni Rumah di Bukit Tunggal

Ular Piton di Atap Dapur Picu Kepanikan Penghuni Rumah di Bukit Tunggal

Suasana tenang sebuah rumah di Jalan Tenggiri, Kelurahan Bukit Tunggal, Palangka Raya, mendadak gempar.lantaran ular piton di atap dapur

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer