Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga Cabai Turun, Daging Ayam dan Bawang Merah Naik

Koko Sulistyo
Penulis: Koko Sulistyo❯
Aktivitas pedagang Pasar Indra Sari Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, belum lama ini.  (ist)
Aktivitas pedagang Pasar Indra Sari Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, belum lama ini.  (ist) 

Advertisement

 

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Harga sejumlah bahan pokok (bapok) di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) bergerak fluktuatif dalam sepekan terakhir. Harga cabai merah besar dan cabai rawit merah mulai turun, sedangkan daging ayam ras, bawang merah, dan ikan nila segar mengalami kenaikan.

Berdasarkan hasil pemantauan di pasar tradisional, harga daging ayam ras naik 5,77 persen dibandingkan pekan sebelumnya. Kenaikan juga terjadi pada bawang merah sebesar 1,60 persen dan ikan nila segar sebesar 1,05 persen.

Advertisement

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Kobar Suhendra mengatakan, pihaknya terus memantau perkembangan harga bahan pokok di pasar untuk mengetahui perubahan harga dan kondisi pasokan.

“Pergerakan harga minggu ini menunjukkan adanya penurunan pada beberapa komoditas cabai, sementara harga ayam ras, bawang merah, dan ikan nila mengalami kenaikan. Kondisi ini terus kami pantau untuk mengetahui perkembangan harga di tingkat pasar,” ujarnya.

Harga cabai merah besar turun dari Rp70.000 menjadi Rp50.000 per kilogram. Cabai rawit merah juga mengalami penurunan dari Rp120.000 menjadi Rp90.000 per kilogram pada akhir pekan.

Advertisement

Namun, penurunan harga belum terjadi pada seluruh jenis cabai. Cabai merah keriting masih bertahan di angka Rp80.000 per kilogram, sedangkan cabai rawit hijau tetap Rp100.000 per kilogram.

Untuk komoditas bawang, harga bawang merah tercatat Rp38.000 per kilogram, sedangkan bawang putih bertahan di angka Rp35.000 per kilogram. Sementara itu, harga daging ayam ras naik dari Rp43.000 menjadi Rp45.000 per kilogram.

Suhendra menegaskan, pemantauan harga bahan pokok menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah untuk menentukan langkah antisipasi terhadap perubahan harga dan pasokan.

“Pemantauan ini penting sebagai bahan evaluasi dan langkah antisipasi terhadap perubahan harga, sehingga kondisi pasokan dan harga bapok di wilayah Kobar dapat terus terpantau serta kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” pungkasnya. (tyo/yit)

Advertisement
Editor : Heru Prayitno
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Distan Perketat Pengawasan Peredaran Daging di Pasar Indra Sari

Distan Perketat Pengawasan Peredaran Daging di Pasar Indra Sari

Dinas Pertanian Kabupaten Kotawaringin Barat melakukan pengawasan peredaran daging di Pasar Indra Sari, Pangkalan Bun, Rabu 26 Agustus 2026.

Cabai Meroket di Pasar Indra Sari Pangkalan Bun, Harga Daging Sapi Ikut Terdongkrak

Cabai Meroket di Pasar Indra Sari Pangkalan Bun, Harga Daging Sapi Ikut Terdongkrak

Memasuki pekan kedua Juni 2026, harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mengalami kenaikan.

Kerangka Baliho Nyaris Roboh, Bahayakan Pengguna Jalan

Kerangka Baliho Nyaris Roboh, Bahayakan Pengguna Jalan

Kondisi kerangka baleho besi yang nyaris ambruk di simpang L, Jalan Ahmad Yani, Pangkalan Bun, Rabu 4 November 2026.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer