Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ruang OSIS SMKN 2 Pangkalan Bun Nyaris Terbakar

Koko Sulistyo
Penulis: Koko Sulistyo❯
IST/RADAR SAMPIT  KEBAKARAN: Siswa SMKN 2 melakukan penanganan mandiri pemadaman dengan APAR di ruang OSIS yang terbakar akibat korsleting listrik, Rabu (11/2).
IST/RADAR SAMPIT KEBAKARAN: Siswa SMKN 2 melakukan penanganan mandiri pemadaman dengan APAR di ruang OSIS yang terbakar akibat korsleting listrik, Rabu (11/2).

PANGKALAN BUN, Radarsampit.jawapos.com – Ruang OSIS SMKN 2 Pangkalan Bun di Jalan Pasir Panjang, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), nyaris terbakar, Rabu (11/2) sekitar pukul 13.20 WIB. Peristiwa tersebut diduga dipicu korsleting listrik.


Advertisement

Petugas keamanan SMKN 2 Pangkalan Bun, Muhammad Chusaini, mengatakan kejadian bermula saat aliran listrik di sekolah tiba-tiba padam. Seorang guru kemudian berupaya mencari sumber gangguan.

“Saat dicek, guru tersebut kaget dan panik karena melihat api dan kepulan asap di bagian atas ruangan OSIS, lalu berteriak meminta tolong,” ujarnya.

Mendengar teriakan tersebut, petugas keamanan segera menuju lokasi dan memastikan sumber api berada di bagian atas ruangan. Dugaan sementara, kebakaran dipicu arus pendek listrik.

Advertisement

Pihak sekolah sempat berupaya memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Namun, alat tersebut tidak dapat difungsikan karena telah kedaluwarsa.

Sejumlah siswa turut membantu proses pemadaman dengan menggunakan ember berisi air dan tangga untuk menjangkau titik api agar tidak membesar. Pihak sekolah kemudian menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Kotawaringin Barat.

Sekitar 10 menit setelah menerima laporan, empat unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Advertisement

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kotawaringin Barat, Dwi Agus Suhartono, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan empat unit armada begitu menerima informasi kejadian.

Meski api telah padam saat petugas tiba, tim Damkar tetap melakukan pemeriksaan sesuai prosedur standar operasional (SOP) untuk memastikan tidak ada titik api tersisa.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kejadian ini menjadi perhatian pihak sekolah untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap instalasi listrik serta memastikan seluruh peralatan keselamatan, termasuk APAR, dalam kondisi layak pakai.

“Penting memastikan seluruh alat keselamatan, termasuk APAR, dalam kondisi baik agar penanganan awal dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” ujar Dwi. (tyo/yit)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Dini Hari Cafe Amber Island di Palangka Raya Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp500 Juta

Dini Hari Cafe Amber Island di Palangka Raya Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp500 Juta

Kobaran api melahap Cafe Amber Island di Jalan Kerinci, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, Palangka Raya, Jumat (2/10/2026) dini hari

Kantor Disdukcapil Kotim Nyaris Terbakar, Korsleting Listrik di Ruang Server Diduga jadi Penyebabnya

Kantor Disdukcapil Kotim Nyaris Terbakar, Korsleting Listrik di Ruang Server Diduga jadi Penyebabnya

Peristiwa itu dilaporkan sekitar pukul 19.19 WIB. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotim menerima laporan kebakaran

Ketika Peristiwa Kebakaran Bangunan masih Marak di Kalteng. Dugaan Korsleting Paling Banyak Jadi Pemicu

Ketika Peristiwa Kebakaran Bangunan masih Marak di Kalteng. Dugaan Korsleting Paling Banyak Jadi Pemicu

Ketika Peristiwa Kebakaran Bangunan masih Marak terjadi di wilayah Kalteng. Dugaan Korsleting Listrik Paling Banyak dianggap Jadi Pemicu

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer