Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bapanas Temukan Harga Pangan di Gunung Mas Naik di Atas HET

Arham Said
Penulis: Arham Said❯
PANTAU : Tim Bapanas RI bersama Satgas Saber Pelanggaran harga, keamanan, dan mutu pangan Kabupaten Gumas ketika melakukan kunjungan lapangan untuk memantau harga kebutuhan pokok di Kota Kuala Kurun,
PANTAU : Tim Bapanas RI bersama Satgas Saber Pelanggaran harga, keamanan, dan mutu pangan Kabupaten Gumas ketika melakukan kunjungan lapangan untuk memantau harga kebutuhan pokok di Kota Kuala Kurun,

KUALA KURUN, Radarsampit.jawapos.com - Badan Pangan Nasional (Bapanas) Republik Indonesia (RI) bersama tim satuan tugas (satgas) sapu bersih (saber) pelanggaran harga, keamanan, dan mutu pangan Kabupaten Gunung Mas (Gumas) melakukan kunjungan lapangan untuk memantau harga kebutuhan pokok masyarakat, jelang hari-hari besar keagamaan Nasional (HBKN) seperti Ramadan, Idulfitri dan Imlek.


Advertisement

Kunjungan lapangan dan pemantauan ke sejumlah titik usaha maupun lokasi perdagangan Kota Kuala Kurun itu, dilakukan dengan memeriksa harga jual kebutuhan pokok pada tingkat pedagang secara langsung, dan mencocokkan dengan ketentuan harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Dia menegaskan, pengawasan di lapangan juga sangat penting, agar tidak ada oknum pedagang yang mengambil keuntungan berlebih, dengan menaikkan harga di luar ketentuan.

"Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan barang kebutuhan pokok dengan harga wajar sesuai HET," tegasnya.

Advertisement

Sebagai tindaklanjutnya, kata dia, tim satgas saber pelanggaran harga, keamanan, dan mutu pangan harus memberikan peringatan kepada pedagang yang ditemukan melanggar, serta mengingatkan agar segera menyesuaikan harga sesuai aturan.

"Tidak menutup kemungkinan, langkah penindakan lebih lanjut akan dilakukan, jika pelanggaran serupa kembali ditemukan," jelasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Gumas Eigh Manto mengatakan, pihaknya terus perkuat pengendalian harga berbagai kebutuhan pokok, dengan cara rutin melakukan pemantauan langsung di lapangan.

Advertisement

"Pengawasan intensif terhadap distribusi dan harga barang kebutuhan dari masyarakat akan terus kami lakukan, untuk pastikan data harga yang dihimpun mencerminkan kondisi aktual di lapangan," ujarnya.

Melalui Kunjungan lapangan dan pemantauan itu, diharapkan Bapanas) RI mendapatkan gambaran yang utuh dan komprehensif terkait dinamika harga pangan di Kabupaten Gumas, baik itu pada sektor pasar tradisional maupun modern.

"Data lapangan yang diperoleh secara langsung itu, diharapkan bisa menjadi landasan yang kuat dalam menetapkan, yang berbasis fakta dan kondisi nyata masyarakat," tuturnya.

Dia juga berharap, data yang dikumpulkan melalui kunjungan lapangan benar-benar valid dan akurat, sehingga mampu mendukung perumusan kebijakan yang lebih tepat sasaran, demi menjaga stabilitas harga pangan dan melindungi daya beli masyarakat. (arm/fm)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Bupati Gumas Lantik Suparto sebagai Kades PAW Bereng Baru, Lima Anggota BPD Mangkawuk Diresmikan

Bupati Gumas Lantik Suparto sebagai Kades PAW Bereng Baru, Lima Anggota BPD Mangkawuk Diresmikan

Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya Samaya Monong melantik Suparto sebagai Kades Pengganti Antarwaktu (PAW) Desa Bereng Baru, Rungan

Pangdam XXII/Tambun Bungai Motivasi Siswa Sekolah Rakyat di Gunung Mas

Pangdam XXII/Tambun Bungai Motivasi Siswa Sekolah Rakyat di Gunung Mas

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam berbincang langsung dengan para siswa dan memberikan motivasi agar mereka tidak menyia-nyiakan kesempatan

Tradisi Manugal di Gumas Perkuat Ketahanan Pangan, Kearifan Lokal Dayak Ngaju Terus Dilestarikan

Tradisi Manugal di Gumas Perkuat Ketahanan Pangan, Kearifan Lokal Dayak Ngaju Terus Dilestarikan

Tradisi manugal menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati hari tani nasional dan hari pangan sedunia pada Gumas

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer