Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perahu Tertimpa Pohon, Nenek Tenggelam di Sungai

Arham Said
Penulis: Arham Said❯

Jasad korban AS (63) ketika ditemukan tewas tenggelam di Sungai Habaon, Desa Tumbang Habaon, Kecamatan Tewah, Selasa (6/1).
Jasad korban AS (63) ketika ditemukan tewas tenggelam di Sungai Habaon, Desa Tumbang Habaon, Kecamatan Tewah, Selasa (6/1).


KUALA KURUN, radarsampit.jawapos.com - Seorang nenek berinisial AS (63) tenggelam setelah perahu yang ditumpangi terbalik pada Senin (5/1), pukul 07.00 WIB, di Desa Tumbang Habaon, Kecamatan Tewah, Kabupaten Gunung Mas (Gumas). Perahu karam karena tertimpa sebuah pohon tumbang, saat akan berangkat ke ladang.


Advertisement

"Korban ditemukan pada Selasa (6/1), pukul 12.00 WIB dalam kondisi meninggal dunia," ucap Kapolres Gumas AKBP Heru Eko Wibowo melalui Kapolsek Tewah Iptu Imam Maliki, Selasa (6/1).

Kejadian ini bermula saat korban bersama dua rekannya berangkat pergi ke ladang menggunakan perahu di Sungai Habaon. Saat di perjalanan, pohon besar tumbang dan menimpa perahu yang mereka tumpangi hingga terbalik.

"Dua rekan korban yakni Milka (49) dan Yunita (38) berhasil menyelamatkan diri. Namun korban diduga tertimpa pohon dan terseret arus sungai hingga tenggelam," terangnya. 

Advertisement

Pascaperistiwa nahas itu, pihak keluarga korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tewah. Upaya pencarian bersama dilakukan oleh personel polsek, TNI, BPBD, dan dibantu masyarakat desa, dengan menggunakan perahu kecil bermesin atau alkon untuk menyisir aliran sungai.

"Setelah dua hari pencarian, jasad korban akhirnya ditemukan sekitar 100 meter dari tempat kejadian perkara (TKP) awal," ujarnya.

Setelah ditemukan, jasad korban langsung dievakuasi menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga. Langkah ini adalah wujud nyata dedikasi Polri untuk selalu hadir mendampingi masyarakat dalam kondisi darurat.

Advertisement

"Kami juga memberikan pendampingan psikologis kepada keluarga korban pada lokasi kejadian guna memberikan penguatan moril," terangnya.

Dia mengimbau kepada masyarakat agar waspada saat beraktivitas di sungai, terutama ketika kondisi cuaca ekstrem yang rawan menyebabkan pohon tumbang.

"Pencairan ini menjadi bukti nyata kesiapsiagaan dan tanggung jawab Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau," tandasnya. (arm/yit)

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Riam Sandung Angui di Antang Kalang Makan Korban, Seorang Warga Parenggean Tenggelam saat Liburan 

Riam Sandung Angui di Antang Kalang Makan Korban, Seorang Warga Parenggean Tenggelam saat Liburan 

seorang warga Desa Parenggean, Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), meninggal dunia tenggelam di Riam Sandung Angui

Nahas! Relawan BPK di BanjarmasinTewas Tenggelam Saat Bantu Padamkan Api

Nahas! Relawan BPK di BanjarmasinTewas Tenggelam Saat Bantu Padamkan Api

Kebakaran menghanguskan sebuah rumah di Kompleks DPR, RT 31, Jalan Bandarmasih, Banjarmasin Barat, Minggu (7/9/2026)

Warga Candi yang Tenggelam di Sungai Arut Akhirnya Ditemukan

Warga Candi yang Tenggelam di Sungai Arut Akhirnya Ditemukan

Tim SAR menemukan Punasah (35), warga Jalan Nangka, Kelurahan Candi, Kecamatan Kumai, yang tenggelam di Sungai Arut, Desa Tanjung Putri

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer