Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Prevalensi Stunting di Gunung Mas Turun Jadi 10,84 Persen pada 2025

Arham Said
Penulis: Arham Said❯

 

Ilustrasi bayi stunting. Dok JawaPos
Ilustrasi bayi stunting. Dok JawaPos

KUALA KURUN, radarsampit.jawapos.com – Angka prevalensi stunting di Kabupaten Gunung Mas (Gumas) berhasil ditekan menjadi 10,84 persen pada 2025. Capaian tersebut berdasarkan data Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM).


Advertisement

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunung Mas Arnold melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Heriyanto mengatakan, penurunan angka stunting itu merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh pihak terkait.

“Angka prevalensi stunting pada 2025 berhasil kami turunkan menjadi 10,84 persen,” ujar Heriyanto, Senin (5/1).

Ia menegaskan, capaian tersebut harus menjadi pemicu semangat bagi semua pemangku kepentingan untuk terus berinovasi dalam percepatan penurunan stunting pada tahun-tahun berikutnya. Upaya tersebut juga harus dibarengi dengan penguatan aspek pencegahan melalui perluasan sasaran strategis.

Advertisement

“Sasaran strategis itu antara lain remaja putri, calon pengantin, pasangan usia subur, serta ibu dan bayi berisiko stunting hingga usia lima tahun,” jelasnya.

Menurut dia, program percepatan penurunan stunting dilaksanakan melalui intervensi multisektor yang diarahkan pada peningkatan kualitas intervensi gizi spesifik dan sensitif, dengan memenuhi seluruh indikator yang telah ditetapkan. 

“Penurunan stunting memerlukan pendekatan menyeluruh yang dimulai dari pemenuhan prasyarat pendukung. Intervensi gizi akan lebih optimal jika dilakukan secara terintegrasi, baik lintas program maupun lintas sektor,” katanya.

Advertisement

Heriyanto menjelaskan, data stunting dalam e-PPGBM diperoleh dari pemantauan tumbuh kembang balita di posyandu, puskesmas, dan puskesmas pembantu (pustu), yang kemudian diinput ke dalam sistem e-PPGBM.

“Data ini menjadi dasar untuk mengetahui prevalensi stunting hingga tingkat puskesmas, desa, kelurahan, dan kecamatan,” ujarnya.

Saat ini, lanjut dia, upaya penurunan stunting juga masuk dalam program unggulan Tambun Bungai Sehat, yang berfokus pada pembangunan sumber daya manusia yang sehat secara jasmani dan rohani.

“Kami optimistis, dengan sinergi dan dukungan seluruh pihak, angka prevalensi stunting di Kabupaten Gunung Mas dapat terus ditekan,” tegasnya.

Selain itu, salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah penyaluran bantuan makanan tambahan berupa susu dan vitamin bagi anak-anak.

“Bantuan tersebut bertujuan mendukung kesehatan dan tumbuh kembang anak, sekaligus membantu keluarga dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” pungkasnya. (arm/yit)

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

59 Desa Gelar Pilkades Serentak 2027, Bupati Gumas Ingatkan Jaga Persatuan

59 Desa Gelar Pilkades Serentak 2027, Bupati Gumas Ingatkan Jaga Persatuan

Pemerintah Kabupaten Gunung Mas kini bersiap menggelar pemilihan kepala desa (pilkades) serentak gelombang II tahun 2027

12 Bunda PAUD Kecamatan Dikukuhkan, Kualitas Pendidikan Anak di Gumas Digenjot

12 Bunda PAUD Kecamatan Dikukuhkan, Kualitas Pendidikan Anak di Gumas Digenjot

Bupati Gumas Jaya Samaya Monong menyaksikan pengukuhan 12 Bunda PAUD kecamatan dilakukan Bunda PAUD Gumas, Mimie Mariatie Jaya Samaya Monong

Jaya Samaya Monong Tantang Pemuda Gumas Berani Memimpin dan Melayani

Jaya Samaya Monong Tantang Pemuda Gumas Berani Memimpin dan Melayani

Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong mengajak generasi muda menjadi sosok yang berani memimpin sekaligus bersedia melayani

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer