Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cekcok Keluarga Bikin Gegerkan Warga Satu Kampung

Dodi Abdul Qadir
Penulis: Dodi Abdul Qadir❯
DATANGI LOKASI : Petugas Polsek Rakumpit saat berada di lokasi kejadian dan memediasi pertengkaran antar keluarga. FOTO: IST/RADAR SAMPIT
DATANGI LOKASI : Petugas Polsek Rakumpit saat berada di lokasi kejadian dan memediasi pertengkaran antar keluarga. FOTO: IST/RADAR SAMPIT

PALANGKA RAYA, Radarsampit.jawapos.com - Suasana permukiman di Jalan Bukit Manuah RT 02 RW 01, Kelurahan Petuk Bukit, Palangka Raya, mendadak riuh, Kamis (4/12/2025) malam.


Advertisement

Kehebohan itu lantaran terdengar suara teriakan pertengkaran dari sebuah rumah terdengar hingga ke jalan. Warga yang resah segera melapor ke Polsek Rakumpit, khawatir situasi bakal berubah menjadi keributan besar.

Setibanya di tempat kejadian, petugas mendapati pertengkaran antara S (43) dan anak kandungnya, MF (22). Keributan itu dipicu kedatangan keluarga dari pihak istri FI, yang memantik kesalahpahaman dan membuat suasana rumah memanas hingga terdengar ke tetangga.Namun insiden itu berhasil didamaikan.

“Iya benar, ada laporan tersebut. Semua sudah diselesaikan secara kekeluargaan,” ucap Kapolsek Rakumpit, Iptu Didik Suhardianto, Jumat (5/12/2025).

Advertisement

Kata Didik, setelah menerima laporan tersebut, Regu I Piket Polsek Rakumpit langsung meluncur ke lokasi. Dan memang, setiba di tempat kejadian, adanya keributan, antara S dan anaknya, MF.

“Keributanya hanya suara dan tidak sampai terjadi kontak fisik. Diduga dipicu kedatangan keluarga dari pihak istri MF, lalu terjadi kesalahpahaman dan membuat suasana rumah memanas hingga terdengar ke tetangga,” bebernya.

Lanjutnya, petugas segera mengambil langkah pengamanan, memisahkan kedua pihak, serta meminta keterangan awal untuk memastikan penyebab pertikaian. Beberapa warga yang menjadi saksi juga mengungkapkan kekhawatiran mereka jika emosi tak segera diredam.

Advertisement

Melalui proses mediasi yang dipimpin Aipda Rudiyanto, kedua pihak diberikan pemahaman agar persoalan keluarga tidak dibawa keluar rumah dan tidak menimbulkan keresahan.

Perlahan suasana mencair, baik ibu maupun anak akhirnya sepakat berdamai serta berjanji menyelesaikan masalah tanpa kekerasan.

Ia menambahkan, bahwa kehadiran cepat petugas menjadi kunci meredam konflik sebelum berkembang lebih jauh.

“Alhamdulillah, setelah diberikan pemahaman kedua pihak bersedia berdamai. Respons cepat ini adalah bentuk komitmen kami menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat,” terangnya.

Didik menambahkan. Polsek Rakumpit mengimbau warga untuk tetap mengedepankan komunikasi dalam menyelesaikan persoalan rumah tangga, serta segera meminta bantuan apabila konflik mulai mengarah pada gangguan ketertiban umum.

”Kami ingatkan hal tersebut, semoga kejadian serupa tidak terulang lagi,” imbaunya. (daq/fm)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Cekcok Soal Mobil Rusak, Ariandi Tusuk Candra dari Belakang

Cekcok Soal Mobil Rusak, Ariandi Tusuk Candra dari Belakang

Persoalan mobil rusak berujung penusukan di sebuah barak di Jalan Suprapto, Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang

Istri Doyan Selingkuh, Suami Minta Cerai

Istri Doyan Selingkuh, Suami Minta Cerai

Karin, 37, berulang kali dipergoki suaminya sendiri, Donwori, 40, karena memiliki hubungan dengan laki-laki lain

Penganiayaan di SPBU Samuda Berakhir Damai

Penganiayaan di SPBU Samuda Berakhir Damai

Aksi penganiayaan yang terjadi di area SPBU Samuda, Jalan HM Arsyad, Desa Jaya Kelapa, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan berakhir damai

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer