Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Karhutla di Palangka Raya, Banyak Satwa Liar Ditemukan Hangus

Dodi Abdul Qadir
Penulis: Dodi Abdul Qadir❯

Advertisement

ist
Seekor satwa liar jenis ular saat ditemukan hangus terbakar oleh petugas pemadaman karhutla di kawasan Petuk Ketimpun, Palangka Raya.(istimewa)

Advertisement

PALANGKA RAYA,radarsampit.jawapos.com-Karhutla tak hanya mengancam kesehatan dan aktivitas ekonomi masyarakat. Sejumlah satwa liar juga banyak ditemukan petugas pemadaman dalam keadaan mati hangus terbakar.

Iyul, seorang relawan tim pemadaman karhutla mengungkapkan, dalam beberapa kali proses pemadaman, pihaknya menemukan berbagai jenis hewan liar yang tak sempat menyelamatkan diri dari kobaran api.

“Ada ular, Tenggiling, hingga burung yang masih bayi saat berada di sarang,” ungkapnya, (8/9).

Advertisement

Menurutnya, dampak lain muncul setelah habitat satwa terbakar. Hewan yang berhasil menyelamatkan diri terpaksa meninggalkan kawasan yang selama ini menjadi tempat tinggalnya untuk mencari habitat baru.

Ketua Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) Kamboja, Sucipto mengungkapkan,ular menjadi salah satu satwa yang berpotensi masuk ke kawasan permukiman setelah habitatnya terganggu akibat kebakaran. Sarang yang terbakar membuat ular harus berpindah untuk mencari tempat berlindung sekaligus sumber makanan.

“Kenapa hewan seperti ini bisa masuk ke permukiman, selama ini sering terjadi kebakaran lahan, sehingga tidak ada lagi tempat ular-ular ini mencari makan. Sehingga mereka lari ke permukiman,” paparnya.

Menurut Sucipto, keberadaan ular di sekitar rumah warga juga berkaitan dengan ketersediaan makanan. Ular dapat mendatangi permukiman karena terdapat tikus yang menjadi salah satu mangsanya.“Paling utama mencari tikus di rumah-rumah atau sekitar tempat tinggal,” tambahnya.

Dirinya pun mengingatkan masyarakat agar tidak gegabah ketika menemukan ular di sekitar permukiman. Warga diminta tidak mencoba menangkap atau membunuh satwa tersebut sendiri karena berisiko membahayakan keselamatan.Sebaliknya, masyarakat disarankan segera meminta bantuan kepada tim penyelamatan satwa liar atau pihak berwenang yang memiliki kemampuan menangani satwa.(daq/gus)

 

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Karhutla masih Mengepung Wilayah Perkotaan di Sampit dan Palangka Raya

Karhutla masih Mengepung Wilayah Perkotaan di Sampit dan Palangka Raya

ebakaran lahan masih saja mengepung sejumlah wilayah perkotaan,baik di Palangka Raya dan Kota Sampit di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim)

Se Kalteng, Karhutla sudah Hanguskan Hampir 500 Hektare Lahan

Se Kalteng, Karhutla sudah Hanguskan Hampir 500 Hektare Lahan

Karhutla di wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) tercatat menghanguskan hampir 500 hektar lahan, disoroti anggota DPD-RI Teras Narang

Tenggiling 4 Kilogram Ditemukan di Parit Jalan H Imran Sampit, Hari Ini Dilepasliarkan

Tenggiling 4 Kilogram Ditemukan di Parit Jalan H Imran Sampit, Hari Ini Dilepasliarkan

Seekor tenggiling ditemukan warga di sekitar parit Jalan H Imran, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang (MB Ketapang), Sampit, Minggu (4/10/2026).

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer