Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dulu Dapat Bansos, Kini Tidak, DPRD Kalteng Soroti Perubahan Data Desil

Yusho Ricky Prayoga

 


Advertisement

Tomy Irawan Diran
Tomy Irawan Diran

 

PALANGKA RAYA, Radarsampit.jawapos.com - Sekretaris Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Tomy Irawan Diran, mengaku banyak menerima keluhan masyarakat di Kabupaten Pulang Pisau perihal data desil penerima bantuan sosial (Bansos)

Advertisement

Ia menyebutkan, keluhan tersebut muncul setelah perubahan kriteria penerima Bansos 2026 dari yang sebelumnya disalurkan untuk desil 1-5 kini hanya diprioritaskan untuk desil 1-4.

"Perubahan ini membuat masyarakat yang sebelumnya dapat bantuan, sekarang tidak  dapat. Ini yang kemudian dikeluhkan, agar persoalan ini mendapat perhatian pemerintah," katanya, Rabu (2/9/2026).

Advertisement

Selain itu pengetatan data juga turut memengaruhi status dan pengelompokan masyarakat dalam data desil. Hal ini juga dikeluhkan kerena tidak sedikit masyarakat yang sebelumnya masiuk desil 4 kini naik menjadi desil 5.

"Alasannya memang karena ada kenaikan grid. Misalkan masyarakat yang bisa kredit motor, maka dianggap sudah mampu dan status data desilnya juga ikut naik," ucapnya.

Perubahan desil dan pengetatan data ini cukup memberi pengaruh besar karena tidak sedikit masyarakat yang sebelumnya menerima bansos, kini dikategorikan sebagai bukan penerima.

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengharapkan, persoalan ini menjadi perhatian instansi teknis untuk melakukan verifikasi data dengan melihat kondisi ekonomi masyarakat secara real guna memastikan mereka tetap menerima atau tidak.

"Mungkin masalah ini tidak hanya terjadi di Pulang Pisau, karena itu pemerintah melalui dinas teknisnya bisa melakukan pendataan lagi untuk memastikan ketepatan data," pungkasnya. (sho/fm)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Ketua DPRD Kalteng: Pelaku Karhutla Harus Ditindak Tegas, Jangan Pandang Bulu

Ketua DPRD Kalteng: Pelaku Karhutla Harus Ditindak Tegas, Jangan Pandang Bulu

Arton S Dohong meminta pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk berani menindak tegas siapapun yang sengaja membakar hutan dan lahan

DPRD Kalteng Desak Bapenda Berinovasi, PAD Jangan Jalan di Tempat

DPRD Kalteng Desak Bapenda Berinovasi, PAD Jangan Jalan di Tempat

Junaidi, menuntut Badan Pendapatan Daerah (Bapeda) melakukan berbagai inovasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak

PAD Kalteng 2027 Ditarget Rp3 Triliun, DPRD Optimistis Tembus Target

PAD Kalteng 2027 Ditarget Rp3 Triliun, DPRD Optimistis Tembus Target

Junaidi, optimistis target pendapatan asli daerah (PAD) pada tahun anggaran 2027 yang ditetapkan sebesar Rp3 Triliun dapat direalisasikan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer